Danramil 0201-02/MT Hadiri FGD Kamseltibcar Lantas di Polrestabes Medan, Ajak Pelajar dan Mahasiswa Jadi Pelopor Keselamatan

INN | MEDAN (SUMUT) – Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas, Danramil 0201-02/Medan Timur Kapten Inf Sugino bersama lima personel Babinsa menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) tentang Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas) di Aula Mapolrestabes Medan, Sabtu (31/10/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI-Polri, pemerintah daerah, akademisi, mahasiswa, serta pelajar SMA sederajat sebagai upaya membangun kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas, khususnya di kalangan generasi muda.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolrestabes Medan, Dandim 0201/Medan, perwakilan Wali Kota Medan melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Rakhmat Adisyah Putra Harahap, S.S.T.P., serta perwakilan Ketua DPRD Kota Medan, Syaiful Ramadhan dari Komisi I Fraksi PKS.

Turut hadir para pejabat utama Polrestabes Medan, pejabat Pemerintah Kota Medan, para Kapolsek jajaran, akademisi Universitas Sumatera Utara (USU), Dr. M. Ridwan Anas, S.T., M.T., mahasiswa, pelajar, serta perwakilan guru.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, serta sambutan dari Kapolrestabes Medan, Dandim 0201/Medan, perwakilan Ketua DPRD dan Wali Kota Medan.

Selanjutnya dilaksanakan deklarasi Kamseltibcar Lantas, pemasangan helm kepada perwakilan Polri, TNI, Dinas Perhubungan dan mahasiswa, serta penandatanganan komitmen bersama untuk mendukung keselamatan berlalu lintas dan menolak penyalahgunaan narkoba.

Dalam sambutannya, Dandim 0201/Medan menekankan pentingnya membangun kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas, terutama bagi generasi muda. Menurutnya, keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama yang harus dimulai dari diri sendiri dengan menaati peraturan, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta mengedepankan etika dan sikap saling menghargai sesama pengguna jalan.

Ia juga mengajak para mahasiswa dan pelajar untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, memberikan contoh positif di lingkungan masing-masing, serta menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan generasi bangsa.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh fasilitator dari kalangan akademisi, sesi diskusi dan tanya jawab bersama peserta, serta diakhiri dengan foto bersama.

Melalui kegiatan FGD ini, diharapkan terbangun sinergitas yang semakin kuat antara TNI, Polri, pemerintah daerah, akademisi, mahasiswa, dan pelajar dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas.

Dengan demikian, tercipta budaya tertib berlalu lintas serta situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kota Medan.