
INN | DELI SERDANG (SUMUT) – Dalam rangka mempererat silaturahmi serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Babinsa Koramil 0201-12/Hamparan Perak, Peltu Wagiran, melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) bersama tokoh masyarakat (Tomas) Desa Paya Bakung, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang. Kegiatan berlangsung di warung kopi milik Bapak Kasiran, Sabtu (17/10/2026).
Kegiatan Komsos tersebut merupakan bagian dari pembinaan teritorial yang rutin dilaksanakan Babinsa untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan mendukung kemajuan desa.
Dalam suasana santai dan penuh keakraban, Peltu Wagiran bersama tokoh masyarakat membahas situasi keamanan lingkungan pascapanen raya.
Sebagai wilayah yang mayoritas penduduknya bergerak di sektor pertanian dan perkebunan, Desa Paya Bakung perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pencurian hasil bumi, khususnya tandan buah segar (TBS) kelapa sawit dan padi.
Peltu Wagiran mengajak tokoh masyarakat dan generasi muda untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan, salah satunya dengan menghidupkan kembali kegiatan ronda malam.
“Tokoh masyarakat dan pemuda memiliki peran penting dalam menjaga keamanan desa. Saya mengajak seluruh pemuda untuk aktif dalam kegiatan pos ronda, sehingga keamanan lingkungan benar-benar terjaga. Jika desa aman, aktivitas masyarakat juga dapat berjalan lancar,” ujar Peltu Wagiran.
Tokoh masyarakat menyambut baik ajakan tersebut dan menyatakan kesiapannya untuk mengajak Karang Taruna mengaktifkan kembali jadwal ronda malam. Selain itu, direncanakan pembentukan grup WhatsApp sebagai sarana komunikasi dan pelaporan cepat apabila ditemukan kejadian mencurigakan.
Selain membahas kamtibmas, pertemuan tersebut juga menyoroti pentingnya pemberdayaan generasi muda agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba dan perjudian daring atau judi online.
Peltu Wagiran mendorong para pemuda untuk terlibat dalam berbagai kegiatan positif, seperti pelatihan bela diri, kerja bakti, olahraga, dan kegiatan sosial lainnya. Menurutnya, peran aktif generasi muda sangat penting dalam mendukung pembangunan desa.
“Pemuda merupakan ujung tombak desa. Jika generasi mudanya kreatif, disiplin, dan memiliki kegiatan positif, desa akan semakin maju,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, tokoh masyarakat juga menyampaikan sejumlah aspirasi warga, di antaranya minimnya penerangan jalan di beberapa gang serta kondisi jalan produksi yang rusak ketika musim hujan. Mereka berharap Babinsa dapat membantu menyampaikan aspirasi tersebut kepada pemerintah desa agar mendapat perhatian dan tindak lanjut.
Perwakilan tokoh masyarakat juga menyampaikan rencana menggelar pertandingan futsal antardusun sebagai wadah mempererat persaudaraan sekaligus mendorong pemuda agar lebih aktif dalam kegiatan positif. Mereka turut berharap Peltu Wagiran bersedia menjadi penasihat dalam kegiatan tersebut.
Selain itu, muncul usulan agar Babinsa memberikan materi wawasan kebangsaan dalam kegiatan Karang Taruna, terutama mengenai pentingnya menjaga persatuan, keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta meningkatkan kewaspadaan terhadap paham radikalisme.
Sementara itu, Kepala Dusun II, Surianto, mengapresiasi inisiatif Babinsa dan tokoh masyarakat dalam membangun komunikasi dua arah. Menurutnya, komunikasi yang baik dapat membantu pemerintah desa memahami kebutuhan warga dan menyusun program yang lebih tepat sasaran.
“Kalau Babinsa dan pemuda sudah kompak, kami di pemerintahan desa akan lebih terbantu. Aspirasi warga juga bisa lebih cepat disampaikan dan ditindaklanjuti,” ungkap Surianto.
Peltu Wagiran menegaskan bahwa kemajuan desa membutuhkan keterlibatan seluruh unsur masyarakat, mulai dari pemerintah desa, tokoh masyarakat, pemuda, hingga aparat kewilayahan.
“Desa akan kuat jika semua unsur berjalan bersama. TNI hadir sebagai pendamping, sedangkan keberhasilan dan kemajuan desa sangat bergantung pada partisipasi masyarakatnya sendiri,” tutupnya.
Melalui kegiatan Komsos tersebut, diharapkan Desa Paya Bakung semakin aman dan kondusif, serta mampu mendorong generasi muda menjadi lebih produktif, kreatif, dan berperan aktif dalam pembangunan desa.