Jam Pimpinan Kodim 0210/TU, Letkol Arm Kiky Hardian S.Sos: Semua Yang Kita Miliki Saat Ini Adalah Titipan Allah SWT

INN | TARUTUNG (TAPUT, SUMUT) – Komandan Distrik Militer (Dandim) 0210/Tapanuli Utara (TU), Letkol Arm Kiky Hardian, S.Sos., memberikan pengarahan dan nasihat kepada seluruh prajurit, PNS, serta jajaran Kodim 0210/TU dalam kegiatan jam pimpinan yang dilaksanakan secara tatap muka dan melalui video conference (Vicon), Senin (12/10/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Makodim 0210/TU, Jalan Sisingamangaraja No. 185, Hutatoruan VI, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

Dalam arahannya, Letkol Arm Kiky Hardian menegaskan bahwa pangkat, harta, dan jabatan yang dimiliki setiap manusia merupakan titipan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Oleh karena itu, setiap prajurit hendaknya senantiasa bersyukur, menjaga nilai-nilai ibadah, serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga mengingatkan bahwa apa pun pangkat dan jabatan yang disandang harus digunakan untuk memberikan pengabdian terbaik kepada keluarga, masyarakat, satuan, bangsa, dan negara.
Menurutnya, menjadi prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) bukanlah perkara mudah.

Perjalanan tersebut dimulai dari tahapan seleksi, pendidikan, hingga pelaksanaan tugas di berbagai wilayah. Baik perwira yang berasal dari Akademi Militer, Sekolah Perwira Prajurit Karier (Sepa PK), Sekolah Calon Perwira (Secapa), maupun prajurit bintara dan tamtama, semuanya harus memandang profesi sebagai prajurit sebagai kehormatan dan amanah yang wajib dipertanggungjawabkan.

Dandim menekankan pentingnya menjaga kepribadian, pengabdian, dedikasi, etos kerja, loyalitas, dan disiplin. Seluruh nilai tersebut harus menjadi landasan bagi setiap prajurit dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Dandim ajak generasi muda manfaatkan peluang menjadi prajurit TNI

Dalam kesempatan tersebut, Letkol Arm Kiky Hardian juga menyoroti peluang penerimaan prajurit TNI yang terbuka bagi generasi muda di seluruh Indonesia.

Menurutnya, kebutuhan personel untuk mengisi satuan-satuan baru, seperti komando daerah militer (Kodam), brigade infanteri (Brigif), dan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP), menjadi salah satu bagian dari pengembangan organisasi TNI AD.

Ia mengajak masyarakat, khususnya para pemuda dan pemudi di wilayah Kodim 0210/TU, untuk mempersiapkan diri dengan baik apabila berminat mengikuti seleksi penerimaan prajurit TNI.

Dandim menjelaskan bahwa Batalyon Teritorial Pembangunan memiliki peran dalam mendukung fungsi pertahanan sekaligus membantu pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Peran tersebut antara lain mendukung ketahanan pangan melalui sektor pertanian, peternakan, perkebunan, dan perikanan; membantu penanggulangan bencana alam; serta bersinergi dengan instansi terkait dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan pelayanan kesehatan.

Selain menjalankan fungsi pertahanan dan keamanan sesuai tugas pokok TNI AD, satuan tersebut juga diharapkan dapat mendukung pemberdayaan masyarakat, pengembangan ekonomi lokal, serta pelaksanaan program strategis pemerintah, termasuk Koperasi Merah Putih dan Makan Bergizi Gratis.

Tegaskan rekrutmen TNI harus transparan dan gratis

Terkait penerimaan prajurit TNI, Dandim 0210/TU menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi harus dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan berkualitas.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak khawatir mengikuti proses seleksi selama memenuhi persyaratan dan mengikuti ketentuan yang berlaku.
“Marilah kita ciptakan penerimaan calon prajurit yang transparan, akuntabel, dan berkualitas sehingga menghasilkan calon prajurit TNI yang memiliki dedikasi, loyalitas, disiplin, dan integritas,” tegas Letkol Arm Kiky Hardian.

Ia juga memberikan peringatan keras kepada seluruh prajurit di jajaran Kodim 0210/TU agar tidak menyalahgunakan kewenangan dalam proses rekrutmen dan penerimaan prajurit TNI.

Dandim menegaskan tidak ada toleransi bagi prajurit yang menjadi calo, menjanjikan kelulusan, mencatut nama pejabat militer maupun pemerintah daerah, atau menjadi perantara untuk memperoleh keuntungan pribadi dari proses penerimaan tersebut.

Sebaliknya, seluruh prajurit diminta menjadi penggerak dalam menyosialisasikan informasi rekrutmen yang benar kepada masyarakat. Mereka juga harus menyampaikan bahwa proses seleksi penerimaan prajurit TNI tidak dipungut biaya atau gratis.

Untuk meningkatkan minat generasi muda di wilayah binaan, seluruh personel Kodim 0210/TU dan jajarannya diminta aktif dan kreatif dalam memberikan informasi mengenai persyaratan, tahapan, serta mekanisme penerimaan prajurit TNI.

Prajurit diminta peka terhadap situasi wilayah
Selain memberikan arahan mengenai rekrutmen, Dandim meminta seluruh prajurit agar senantiasa memantau perkembangan situasi di wilayah masing-masing, memahami tugas pokok, serta melaksanakannya dengan berani, tulus, dan ikhlas.

Setiap instruksi dan arahan dari komando atas juga diminta untuk segera ditindaklanjuti secara optimal.
Ia turut menekankan pentingnya pendataan masyarakat kurang mampu melalui program digitalisasi Perlindungan Sosial (Perlinsos). Prajurit yang bertugas sebagai agen Perlinsos diharapkan dapat membantu memastikan penyaluran bantuan sosial berlangsung tepat guna dan tepat sasaran.

Dandim juga mengingatkan agar program strategis pemerintah, seperti pembangunan jembatan, Koperasi Merah Putih, dan berbagai program lainnya, dilaksanakan secara optimal melalui koordinasi dan kolaborasi terpadu dengan instansi terkait.

“Tugas kita membantu, mendukung, dan mendampingi program-program terbaik pemerintah, mulai dari pusat hingga daerah, tidak boleh hanya sebatas wacana atau ungkapan lisan. Program tersebut harus benar-benar diwujudkan dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan tugas kewilayahan Kodim 0210/TU harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Humbang Hasundutan, Toba, Samosir, dan Tapanuli Utara.
Apresiasi kinerja prajurit dan keluarga besar Kodim 0210/TU

Pada kesempatan itu, Letkol Arm Kiky Hardian menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kinerja, semangat, serta etos kerja yang telah ditunjukkan oleh seluruh prajurit, PNS, dan keluarga besar Kodim 0210/TU.

Ia mengungkapkan bahwa selama kurang lebih empat bulan bertugas di satuan tersebut, dirinya telah melihat dedikasi dan kerja sama seluruh personel dalam mendukung pelaksanaan tugas.
“Terima kasih dan penghargaan yang setulus-tulusnya kepada seluruh prajurit, PNS, serta keluarga besar Kodim 0210/TU. Pertahankan hal-hal yang sudah baik dan tingkatkan pada masa yang akan datang,” ungkapnya.

Mengakhiri arahannya, Dandim mengajak seluruh personel untuk senantiasa berdoa agar Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan kesehatan, kekuatan, keberkahan, perlindungan, dan kelancaran dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada keluarga, masyarakat, satuan, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kegiatan jam pimpinan tersebut turut dihadiri Kasdim 0210/TU Mayor Arh A.S. Butarbutar, S.H., M.H., para perwira penghubung (Pabung), perwira staf, para Danramil, para Babinsa, serta personel perwira, bintara, tamtama, dan PNS Kodim 0210/TU.

(Pendim 0210/TU)