
INN | MEDAN (SUMUT) – Danramil 0201-02/MT, Kapten Inf Sugino, melaksanakan pendampingan dan pemantauan penanganan dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dialami 17 siswa SDN 060870 di Jalan Gunung Krakatau No. 196, Kelurahan Pulo Brayan Darat I, Kecamatan Medan Timur, Jumat (9/10/2026).
Informasi kejadian tersebut diterima Babinsa dari Kepala Lingkungan (Kepling) 5, Indah, sekitar pukul 10.00 WIB. Informasi itu kemudian dilaporkan kepada Danramil sebelum personel melakukan pemantauan ke RS Imelda Medan, tempat para siswa mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan informasi awal, sebanyak 17 siswa mengalami sejumlah keluhan, di antaranya muntah, pusing, dan mual atau rasa tidak nyaman pada bagian perut setelah mengonsumsi makanan dari program MBG. Para siswa selanjutnya dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis.
Meski keluhan muncul setelah konsumsi MBG, penyebab pasti kejadian tersebut masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang. Oleh karena itu, penelusuran terhadap makanan yang dikonsumsi para siswa menjadi bagian penting dalam memastikan penyebab kejadian.
Adapun menu MBG yang dilaporkan pada hari kejadian terdiri dari nasi putih, telur semur, susu plain, tauco kacang panjang dengan terong hijau dan tahu kering, serta buah salak.
Informasi awal juga menyebutkan bahwa kemasan susu mencantumkan tanggal kedaluwarsa 8 November 2026. Namun, informasi tersebut belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan penyebab gangguan kesehatan yang dialami para siswa. Pemeriksaan terhadap kondisi makanan, proses pengolahan, penyimpanan, dan distribusi perlu dilakukan secara menyeluruh.
Danramil 0201-02/MT, Kapten Inf Sugino, menyampaikan bahwa pendampingan dilakukan untuk memantau perkembangan situasi sekaligus mendukung koordinasi dengan instansi terkait dalam penanganan kejadian tersebut.
Ia menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan para siswa harus menjadi prioritas utama. Seluruh pihak diharapkan bekerja sama agar penanganan berjalan baik dan penyebab kejadian dapat diketahui berdasarkan hasil pemeriksaan yang objektif.
Dalam kegiatan pemantauan tersebut turut hadir Pj. Sekda Kota Medan Erpin, Kepala Dinas Pendidikan Ahmad Barly Nasution, Kepala Dinas Kesehatan Surya Sahputra Pulungan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Ahmat Untung, personel Koramil 0201-02/MT, personel Polsek Medan Timur, pihak yayasan dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Babinsa, Bhabinkamtibmas, lurah, serta orang tua siswa.
Pihak Polsek Medan Timur turut menangani kejadian tersebut guna mendukung proses pemeriksaan dan penelusuran lebih lanjut. Sementara itu, para siswa mendapatkan penanganan medis dari tenaga kesehatan di RS Imelda Medan.
Kapten Inf Sugino juga mengimbau seluruh pihak agar tetap tenang, tidak berspekulasi mengenai penyebab kejadian, serta mendukung proses pemeriksaan sesuai prosedur yang berlaku.
Melalui pendampingan dan koordinasi lintas instansi ini, diharapkan penanganan terhadap para siswa dapat berjalan optimal, penyebab kejadian dapat diketahui secara jelas, dan langkah pencegahan yang diperlukan dapat segera dilakukan demi menjamin keamanan pangan serta keselamatan para penerima manfaat program MBG.