
INN | MEDAN (SUMUT) – Dalam rangka mendukung program penerimaan prajurit TNI Angkatan Darat, Babinsa Kelurahan Cinta Damai Koramil 0201-06/MS Kodim 0201/Medan, Serka Antonius Manihuruk, melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) sekaligus mendampingi warga binaannya yang akan mendaftarkan diri sebagai calon prajurit TNI AD melalui jalur Bintara dan Tamtama Gelombang I Tahun 2027.
Kegiatan pendampingan tersebut berlangsung di Ajendam I/Bukit Barisan, Jalan Gatot Subroto Km 7,5 Medan, LK. 7, Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, Kamis (8/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Serka Antonius Manihuruk memberikan penjelasan kepada para calon pendaftar mengenai berbagai persyaratan yang harus dipenuhi, mulai dari kelengkapan administrasi, dokumen pribadi, ijazah, hingga persyaratan kesehatan.
Babinsa juga turut membantu dan memandu proses pendaftaran secara daring melalui portal resmi penerimaan TNI AD, sehingga para calon peserta dapat memahami tahapan pendaftaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain memberikan pendampingan administrasi, Serka Antonius juga memberikan motivasi kepada para pemuda agar mempersiapkan diri secara maksimal sebelum mengikuti tahapan seleksi. Persiapan tersebut meliputi pembinaan fisik, menjaga kesehatan, kesiapan mental, kedisiplinan, serta meningkatkan semangat dan kepercayaan diri.
“Kita ingin generasi muda di wilayah binaan memiliki kesempatan yang sama untuk mengabdi kepada bangsa dan negara melalui TNI AD. Tugas Babinsa adalah memastikan mereka mendapatkan informasi yang benar dan pendampingan yang tepat,” ujar Serka Antonius Manihuruk.
Menurutnya, menjadi prajurit TNI AD membutuhkan kesiapan dan kesungguhan dalam mengikuti setiap tahapan seleksi. Karena itu, para calon peserta diharapkan mempersiapkan diri dengan baik serta mengikuti seluruh proses sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.
Kegiatan Komsos tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI AD dalam pembinaan generasi muda sekaligus mendukung proses penerimaan calon prajurit yang berkualitas, berintegritas, disiplin, dan memiliki semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
Dalam kesempatan tersebut, para calon peserta juga diingatkan bahwa proses penerimaan prajurit TNI AD dilaksanakan secara resmi, transparan, dan tidak dipungut biaya. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya kepada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.
Melalui pendampingan tersebut, diharapkan semakin banyak generasi muda yang memiliki motivasi untuk mengabdikan diri kepada negara melalui TNI AD serta mampu mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan penuh kesiapan dan tanggung jawab.