Babinsa Koramil 0201-12/HP Dorong Kelompok Tani “Prihatin” Gunakan Alsintan untuk Dongkrak Hasil Panen

INN | DELI SERDANG (SUMUT) – Babinsa Koramil 0201-12/Hamparan Perak, Peltu Wagiran, melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama Kelompok Tani “Prihatin” Desa Paya Bakung, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (8/9/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung di warung kopi milik Agusmanto tersebut dihadiri Ketua Kelompok Tani “Prihatin”, Suroto, bersama sejumlah anggota kelompok tani. Komsos dilakukan sebagai upaya menyerap aspirasi dan keluhan petani sekaligus mencari solusi bersama dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan di wilayah binaan.

Dalam dialog tersebut, Peltu Wagiran berdiskusi langsung dengan para petani mengenai berbagai kendala yang dihadapi, mulai dari proses pengolahan lahan hingga masa panen.

Babinsa juga mendorong para petani untuk mulai menerapkan pola pertanian yang lebih modern dengan memanfaatkan alat dan mesin pertanian (alsintan). Menurutnya, penggunaan mesin tanam dan mesin perontok padi dapat membantu meningkatkan efisiensi kerja, menekan biaya produksi, serta mempercepat proses panen.

“Kita tidak bisa terus manual. Dengan alsintan, biaya bisa ditekan dan hasil lebih cepat. Nanti kita ajukan bantuan alsintan ke Dinas. Syaratnya kelompok harus aktif dan tertib administrasi,” ujar Peltu Wagiran.

Selain pemanfaatan alsintan, Wagiran juga mengajak Kelompok Tani “Prihatin” membangun kemitraan dengan penggilingan padi maupun pengusaha lokal. Langkah tersebut dinilai penting untuk membantu petani mendapatkan kepastian pasar dan menjaga kestabilan harga gabah, khususnya ketika memasuki masa panen raya.

Kepala Dusun Karang Rejo, Haris Sembiring, mengapresiasi kehadiran Babinsa yang secara langsung turun dan berkomunikasi dengan para petani.

“Kalau ada Babinsa turun ke sawah, petani jadi semangat. Masalah cepat tersalurkan,” katanya.

Usai berdialog, Peltu Wagiran turut mendampingi petani dengan mengecek kondisi saluran air dan tanaman di area pertanian. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Babinsa dalam memberikan pendampingan secara langsung kepada masyarakat di wilayah binaannya.

“Petani itu pahlawan pangan. Negara kuat kalau lumbungnya kuat. Babinsa siap jadi pendamping dan jembatan antara petani dengan pemerintah,” tegas Wagiran.

Melalui komunikasi sosial dan pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan Kelompok Tani “Prihatin” Desa Paya Bakung mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus kesejahteraan para anggotanya. Dengan demikian, ketahanan pangan di tingkat desa dapat terus diperkuat dari bawah.