Pemkab Toba Bersama Kodim 0210/TU Semarakkan Gerakan Nasional Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih

INN | TOBA (SUMUT) – “Benderaku, di dadaku dan di dadamu. Merah Putih selalu di hatiku. Tak cukup satu, sepuluh juta Bendera Merah Putih kubagikan untukmu.”

Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 mulai terasa di berbagai daerah. Beragam kegiatan digelar sebagai bentuk kecintaan dan penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan yang telah merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Salah satunya dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Toba bersama Kodim 0210/TU beserta jajarannya dan seluruh komponen bangsa lainnya melalui Gerakan Nasional Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (10/8/2026) di Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, Provinsi Sumatera Utara.
Bupati Toba, Effendi Sintong Panangian Napitupulu, S.E., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kodim 0210/TU beserta jajaran, Forkopimda Kabupaten Toba, para camat dan kepala desa, para pelajar, ibu-ibu Persit Koramil 17/Balige serta seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Toba yang turut berpartisipasi dalam gerakan nasional tersebut.

Bupati menegaskan bahwa generasi penerus bangsa tidak boleh melupakan pengorbanan para pejuang yang telah mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Merah Putih agar tetap berkibar di seluruh Nusantara.
“Jangan lupakan jasa-jasa para pahlawan kita. Begitu berat penderitaan mereka ketika melawan para penjajah, sehingga kita dapat menikmati indahnya alam kemerdekaan hingga saat ini,” ujar Bupati Toba.

Menurutnya, kegiatan pembagian bendera tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi sarana untuk membangkitkan semangat nasionalisme dan patriotisme, khususnya di kalangan generasi muda.

“Pembagian 10 juta Bendera Merah Putih ini bukan hanya sekadar agenda biasa. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan dapat membangkitkan rasa cinta tanah air kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat kita cintai bersama,” kata Bupati.

Secara terpisah, Dandim 0210/TU Letkol Arm Kiky Hardian, S.Sos., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Toba atas terselenggaranya Gerakan Nasional Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih.
“Kami menaruh hormat kepada Pemerintah Kabupaten Toba dan segenap komponen yang mengikuti kegiatan tersebut. Semoga rasa persatuan dan kesatuan serta persaudaraan semakin terjalin di antara kita semua,” ujar Dandim.

Lebih lanjut, Letkol Arm Kiky Hardian mengatakan bahwa makna terpenting dalam mencintai Bendera Merah Putih adalah bagaimana setiap warga negara menghargai jasa para pahlawan dan pejuang bangsa yang telah rela mengorbankan jiwa dan raga demi kepentingan bangsa dan negara.

Menurutnya, warna Merah Putih memiliki makna yang mendalam. Merah melambangkan keberanian, sedangkan putih melambangkan kesucian.

“Merah berarti keberanian. Artinya, sebagai generasi penerus bangsa, kita harus berani menghadapi berbagai tantangan, hambatan dan ancaman yang dapat merongrong kedaulatan bangsa Indonesia. Sedangkan warna putih mengajarkan bagaimana kita bersikap dan berperilaku dengan hati nurani yang bersih, pikiran yang jernih, jujur serta senantiasa menjaga keimanan dan ketakwaan kepada Allah Subhanahu Wata’ala,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Dandim juga berpesan kepada seluruh prajurit yang bertugas di wilayah Kodim 0210/TU, yang meliputi Kabupaten Toba, Humbang Hasundutan, Samosir dan Tapanuli Utara, agar senantiasa menjaga nama baik satuan serta memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara.

Ia mengingatkan pentingnya menjalankan tugas dengan keberanian, ketulusan dan keikhlasan.
Menurutnya, semangat tersebut sejalan dengan slogan yang kerap disampaikan almarhum Jenderal TNI (Purn.) Pramono Edhie Wibowo, yang pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) ke-27.

Dandim juga menyampaikan bahwa Pramono Edhie Wibowo merupakan putra Jenderal TNI (Purn.) Sarwo Edhie Wibowo, tokoh militer Indonesia dan mantan Komandan RPKAD yang kini dikenal sebagai Kopassus.

Jenderal Sarwo Edhie Wibowo juga merupakan ayah dari almarhumah Ani Yudhoyono dan mertua Presiden RI ke-6, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono.
TNI Siap Bersinergi dengan Pemerintah dan Masyarakat

Di sisi lain, Dandim 0210/TU menuturkan bahwa TNI merupakan salah satu unsur yang senantiasa mendukung, membantu dan mendampingi berbagai program pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

Menurutnya, sinergi dan kolaborasi antara TNI, pemerintah serta seluruh komponen bangsa merupakan bagian penting dalam mewujudkan kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.
“Mari kita jadikan kehadiran negara dan TNI menjadi momentum terbaik dalam menciptakan, menyukseskan serta mampu menyejahterakan masyarakat. Kita harus selalu bergandengan tangan dalam setiap melaksanakan kegiatan demi kepentingan masyarakat, satuan, bangsa dan negara, sehingga pada akhirnya tercipta Kemanunggalan TNI-Rakyat,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa TNI lahir dari rakyat dan harus senantiasa hadir serta berbuat yang terbaik bersama rakyat.

“Kita Tentara Nasional Indonesia (TNI) berasal dari rakyat dan harus mampu berbuat yang terbaik bersama rakyat dan pada akhirnya akan kembali kepada rakyat,” pungkas Dandim 0210/TU Letkol Arm Kiky Hardian, S.Sos.

Sejumlah Unsur Forkopimda dan Masyarakat Hadir
Kegiatan Gerakan Nasional Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih tersebut turut dihadiri Bupati Toba Effendi Sintong Panangian Napitupulu, S.E., Wakil Bupati Toba Drs. Audy Murphy Sitorus, Sekda Kabupaten Toba Faber Napitupulu, Kapolres Toba AKBP Vije Parapaga, Kajari Toba Muslih, S.H., Pabung Toba Mayor Arm Sebayang, Sekretaris Pengadilan Balige Daniel Hutapea, Kepala Rutan Kelas II B Balige Valen, S.H., para camat dan kepala desa se-Kabupaten Toba, ibu-ibu Persit Koramil 17/Balige serta segenap elemen masyarakat Kabupaten Toba.

Gerakan pembagian bendera tersebut menjadi momentum untuk kembali meneguhkan rasa cinta tanah air sekaligus mengingatkan seluruh masyarakat bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini merupakan hasil perjuangan dan pengorbanan para pahlawan.

Merah Putih bukan sekadar warna. Ia adalah simbol keberanian, kesucian, persatuan dan jati diri bangsa Indonesia.

(Pendim 0210/TU)