Dandim 0210/Tapanuli Utara Letkol Arm Kiky Hardian, S.Sos Dukung Program Swasembada Pangan Nasional Melalui Penanaman Bawang Putih di Kabupaten Samosir

INN | SAMOSIR (SUMUT) – Komandan Kodim (Dandim) 0210/Tapanuli Utara, Letkol Arm Kiky Hardian, S.Sos, menyatakan dukungan penuh terhadap Program Swasembada Pangan Nasional melalui pengembangan budidaya bawang putih di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Kamis (30/7/2026).

Program Swasembada Pangan Nasional yang dicanangkan pemerintah terus menjadi perhatian berbagai pihak. Tidak hanya pemerintah pusat dan daerah, program ini juga mendapat dukungan dari TNI, kementerian terkait, kelompok tani, serta seluruh elemen masyarakat sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Berbagai komoditas strategis terus dikembangkan untuk mendukung swasembada pangan, di antaranya padi, jagung, tebu, kedelai, kelapa sawit, karet, ubi, kopi, hingga bawang putih. Salah satu daerah yang saat ini mengembangkan komoditas bawang putih adalah Kabupaten Samosir, wilayah teritorial Kodim 0210/Tapanuli Utara.

Bupati Samosir, Vandiko Timotius Gultom, ST, mengatakan bahwa penanaman bawang putih oleh Kelompok Tani Hariara Pintu bersama Pemerintah Kabupaten Samosir dan unsur TNI merupakan wujud nyata dukungan terhadap program pemerintah pusat.

“Kami bersama seluruh elemen di Kabupaten Samosir sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat, TNI, dan seluruh instansi terkait yang terus berkolaborasi dalam memajukan daerah di berbagai sektor, khususnya mendukung program swasembada pangan nasional,” ujarnya.

Penanaman bawang putih dilakukan di lahan seluas lima hektare di Desa Hariara Pintu, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir. Untuk mendukung kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Samosir menyerahkan bantuan berupa empat ton bibit bawang putih, 50 rol mulsa, pupuk ZA sebanyak 1,75 ton, pupuk SP-36 sebanyak 1,75 ton, pupuk KCL sebanyak dua ton, serta lima paket pestisida. Seluruh proses penanaman telah dilaksanakan sesuai tahapan budidaya.

Sementara itu, Plt Danramil 04/Harian Boho menyampaikan bahwa Koramil akan terus berkoordinasi dengan kelompok tani, pemerintah kecamatan, dan pemerintah daerah guna menyukseskan program ketahanan pangan nasional.

“Kami siap mendampingi para petani di wilayah Koramil 04/Harian Boho dalam mendukung dan menyukseskan program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah,” katanya.
Secara terpisah, Dandim 0210/Tapanuli Utara Letkol Arm Kiky Hardian, S.Sos, menegaskan bahwa keberhasilan setiap program pembangunan memerlukan sinkronisasi dan kerja sama yang berkesinambungan mulai dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten, provinsi hingga pemerintah pusat.

“Setiap program harus dilaksanakan secara nyata, terukur, tepat guna, dan tepat sasaran sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Dandim.

Menurutnya, Kodim 0210/Tapanuli Utara berkomitmen mendukung ketahanan pangan nasional melalui pendampingan berbagai program pertanian, termasuk pengembangan komoditas yang menjadi kebutuhan masyarakat. Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga ketersediaan stok pangan di daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan sektor pertanian secara terencana agar hasil yang dicapai dapat maksimal.
“Kami beserta seluruh jajaran Kodim 0210/Tapanuli Utara akan terus mendukung berbagai program ketahanan pangan menuju swasembada pangan nasional, termasuk penanaman bawang putih yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Samosir bersama kelompok tani dan instansi terkait di Kecamatan Harian,” tegasnya.

Di akhir keterangannya, Letkol Arm Kiky Hardian mengajak seluruh masyarakat untuk melaksanakan setiap program dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab, dan tetap mengedepankan nilai-nilai moral serta spiritual.

Ia mengingatkan bahwa manusia harus menjaga hubungan dengan Sang Pencipta sekaligus menjaga kelestarian alam agar terhindar dari berbagai bencana. Menurutnya, pengalaman bencana yang pernah terjadi di sejumlah daerah hendaknya menjadi pelajaran bagi seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

Sebagai pengingat, Dandim mengutip firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Surah Ar-Rum ayat 41 yang artinya: “Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia. Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari akibat perbuatan mereka, agar mereka kembali ke jalan yang benar.”

Melalui sinergi antara pemerintah, TNI, kelompok tani, dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan Program Swasembada Pangan Nasional dapat berjalan optimal sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani di Kabupaten Samosir.

(Pendim 0210/TU)