
INN | MEDAN (SUMUT) – MEDAN | Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa bersama Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meresmikan Jembatan Perintis Garuda yang berada di Jalan Adi Sucipto, Gang Rel, Kelurahan Suka Damai, Kecamatan Medan Polonia, Selasa (28/7/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.
Peresmian jembatan tersebut merupakan bagian dari upaya TNI AD dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat sekaligus mendukung program Presiden RI Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto di bidang pembangunan infrastruktur.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasdam I/BB Brigjen TNI Deki Santoso Pattinaya, Irdam I/BB Brigjen TNI Josafath M. Robert Duka, S.I.P., Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, para PJU Kodam I/BB, Kazidam I/BB Kolonel Czi Titan Djatmiko, Dandim 0201/Medan Letkol Arm Delly Yudha Adi Nurcahyo, S.E., M.M., Kabag Log Polrestabes Medan AKBP N. Panggabean, anggota DPRD Kota Medan, para Perwira Staf Kodim 0201/Medan, para Danramil jajaran Kodim 0201/Medan, Sultan Deli XIV Sultan Mahmud Aria Lamanjiji Perkasa Alam, perwakilan PT Anugerah Dirgantara Perkasa Kolonel Inf J.S.M. Damanik, para camat dan lurah se-Kota Medan, pelajar sekolah dasar, serta ratusan masyarakat sekitar.
Wujud Nyata Pengabdian TNI
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyampaikan apresiasi kepada Kodam I/BB dan Kodim 0201/Medan yang telah berkontribusi menghadirkan Jembatan Perintis Garuda bagi masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kota Medan, saya menyampaikan apresiasi kepada Kodam I/BB dan Kodim 0201/Medan atas dedikasinya dalam menghadirkan Jembatan Perintis Garuda. Infrastruktur ini mencerminkan semangat pengabdian TNI yang senantiasa hadir di tengah masyarakat melalui karya yang memberikan manfaat nyata,” ujar Rico.
Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut memiliki tujuan penting, yakni mempermudah akses masyarakat sekaligus meningkatkan kelancaran aktivitas sehari-hari.
“Setiap pembangunan memiliki tujuan mulia, yaitu membuat kehidupan masyarakat menjadi lebih baik. Jembatan ini dibangun agar akses antarwilayah semakin mudah, perjalanan warga menjadi lebih cepat dan aktivitas sehari-hari berjalan lancar, aman serta efisien,” katanya.
Rico menambahkan, kemudahan akses tersebut akan memberikan dampak luas bagi masyarakat, mulai dari mempercepat distribusi barang, meningkatkan mobilitas warga hingga membuka peluang bagi berkembangnya usaha masyarakat.
Jembatan Perintis Garuda juga menjadi penghubung bagi masyarakat di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Medan Polonia, Medan Maimun dan Medan Johor. Dengan adanya akses tersebut, diharapkan kawasan sekitar dapat tumbuh lebih produktif dan aktivitas masyarakat semakin berkembang.
“Pembangunan seperti ini menunjukkan bahwa keberhasilan lahir dari gotong royong. Pemerintah, TNI dan masyarakat memiliki peran yang saling melengkapi. Ketika seluruh unsur bergerak dengan tujuan yang sama, berbagai kebutuhan masyarakat dapat diwujudkan secara lebih cepat dan tepat,” ungkapnya.
Rico juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat Jembatan Perintis Garuda agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
“Saya juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga Jembatan Perintis Garuda sebagai milik bersama dan dimanfaatkan publik dalam jangka panjang. Apabila digunakan dengan bijak, berkesinambungan dan dirawat dengan kepedulian, masyarakat menjadi bagian penting dari keberhasilan setiap pembangunan,” pungkasnya.
Pangdam: TNI Hadir Mengatasi Kesulitan Rakyat
Sementara itu, Pangdam I/BB Mayjen TNI Hendy Antariksa mengatakan pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Kecamatan Medan Polonia, Medan Maimun dan Medan Johor dapat terlaksana dengan baik berkat kerja sama antara TNI, Pemerintah Kota Medan dan masyarakat.
“Sampai saat ini jumlah jembatan yang dibangun TNI di wilayah Kodam I/BB sebanyak 323 unit dan semuanya sudah siap digunakan. Untuk itu, harapan saya jembatan ini bisa bermanfaat bagi kita semua dan masyarakat setempat. Apabila ke depan ada kerusakan, bisa disampaikan kepada kami agar dapat kami perbaiki,” ujar Pangdam.
Menurut Hendy, pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari dukungan TNI AD terhadap program Presiden RI Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto, khususnya dalam membantu mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat.
Pangdam mengungkapkan, sebelum jembatan tersebut dibangun, anak-anak yang hendak berangkat ke sekolah terpaksa menyeberang melalui pipa gas. Kondisi tersebut tentunya memiliki risiko dan menyulitkan aktivitas masyarakat.
“Sekarang masyarakat dan anak-anak jadi lancar ke sekolah berkat program Bapak Presiden. Negara hadir untuk rakyat,” tegas Pangdam.
Dengan diresmikannya Jembatan Perintis Garuda, diharapkan akses masyarakat antarkawasan semakin mudah, aman dan lancar. Selain mendukung aktivitas pendidikan dan mobilitas warga, keberadaan jembatan tersebut juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan produktivitas masyarakat di wilayah sekitar.
Usai peresmian, Pangdam I/BB Mayjen TNI Hendy Antariksa menandatangani prasasti Jembatan Perintis Garuda dan menyerahkan bantuan kepada masyarakat setempat.
(Pendim 0201/Medan)