Bakti TNI Wujudkan Akses Aman, Jembatan Gantung Idanoho Masuki Tahap Penyelesaian

INN | NIAS SELATAN (SUMUT) – Program Bakti TNI terus mempercepat pembangunan Jembatan Gantung Sungai Idanoho di Desa Soto’o Hilisimaetano, Kecamatan Maniamolo, Kabupaten Nias Selatan. Hingga Jumat (17/7/2026), progres pembangunan telah mencapai 90 persen. Jembatan gantung sepanjang 90 meter tersebut merupakan bagian dari Program Bakti TNI yang mendukung percepatan pembangunan nasional atas prakarsa Presiden RI Prabowo Subianto dan akan menghubungkan kembali Desa Soto’o Hilisimaetano dengan Desa Hiliaurifa.

Pembangunan jembatan dilakukan untuk menggantikan jembatan lama yang rusak akibat usia pemakaian sehingga tidak lagi aman digunakan masyarakat. Selama ini, kondisi tersebut menghambat mobilitas warga, terutama dalam mengangkut hasil pertanian, menuju sekolah, serta mengakses layanan kesehatan. Kehadiran jembatan baru diharapkan mampu memulihkan konektivitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Memasuki tahap penyelesaian, Satgas Bakti TNI terus mengoptimalkan pekerjaan melalui pemasangan pagar jembatan, pemasangan papan dasar jembatan, melanjutkan pengecatan pagar jembatan, serta penggalian tanah untuk penyempurnaan konstruksi. Pengerjaan dilaksanakan secara gotong royong oleh personel Yonif TP 908/Gajah Dompak, Yonif TP 905/TS, Yonzipur I/DD, Denzibang, Koramil 12/Teluk Dalam Kodim 0213/Nias bersama masyarakat setempat sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Kapendam I/BB Kolonel Inf Sandy, S.I.P., mengatakan pembangunan Jembatan Gantung Sungai Idanoho merupakan bentuk komitmen TNI AD dalam membantu pemerintah mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat penyelesaian pembangunan sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan warga.

“Jembatan Gantung Sungai Idanoho bukan hanya menjadi penghubung dua desa, tetapi juga membuka harapan baru bagi masyarakat. Kami berharap pembangunan segera rampung sehingga mobilitas warga kembali lancar, distribusi hasil pertanian semakin mudah, serta akses pendidikan dan layanan kesehatan menjadi lebih baik. TNI akan terus hadir melalui karya nyata yang memberikan manfaat langsung bagi rakyat,” ujar Kapendam.

(Sumber: Pendam I/BB)