
INN | MEDAN (SUMUT) – Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Babinsa Kelurahan Sari Rejo Koramil 0201-05/Medan Barat Kodim 0201/Medan, Serka Wijayanto, melaksanakan pengamanan dan pendampingan kegiatan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kepada warga Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia, Rabu (24/6/2026).
Kegiatan penyaluran bantuan tersebut berlangsung di Kantor Lurah Sari Rejo, Jalan Sejati No. 15, dan mendapat pengawasan langsung dari aparat kewilayahan guna memastikan proses distribusi berjalan dengan aman, tertib, dan tepat sasaran.
Sebanyak 3.670 warga yang terdaftar sebagai Penerima Bantuan Pangan (PBP) menerima bantuan dari pemerintah pusat berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk setiap penerima. Total bantuan yang disalurkan mencapai 73.400 kilogram beras dan 14.680 liter minyak goreng.
Serka Wijayanto mengatakan bahwa kehadiran Babinsa di lokasi bertujuan untuk membantu kelancaran penyaluran bantuan sekaligus memastikan seluruh warga yang berhak dapat menerima bantuan sesuai ketentuan.
“Kami hadir untuk membantu pengamanan dan memastikan penyaluran bantuan berjalan dengan tertib, aman, serta tepat sasaran. Selain itu, kami juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban selama proses pembagian berlangsung,” ujarnya.
Sementara itu, Danramil 0201-05/Medan Barat, Kapten Inf Sabur Utomo, menegaskan bahwa jajaran Babinsa akan terus mendukung dan mengawal berbagai program pemerintah yang secara langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen TNI AD dalam membantu kelancaran program pemerintah serta memastikan bantuan yang diberikan dapat diterima dengan baik oleh warga yang membutuhkan,” ungkapnya.
Melalui pendampingan yang dilakukan Babinsa, diharapkan penyaluran bantuan dapat berjalan secara transparan, tertib, dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan penyaluran BPNT di Kelurahan Sari Rejo berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar berkat sinergi antara pemerintah kelurahan, petugas penyalur, serta aparat kewilayahan yang hadir di lokasi.

