Dansubdenpom 1/2-1 Tanah Karo Kapten CPM Agus Setiawan Tegaskan Siap Bermitra dengan Media

INN | TANAH KARO (SUMUT) – Komandan Subdenpom 1/2-1 Tanah Karo, Kapten CPM Agus Setiawan, menegaskan bahwa institusi yang dipimpinnya terbuka dan siap bermitra dengan insan pers, lembaga swadaya masyarakat (LSM), serta organisasi kemasyarakatan dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.

Selama ini, Polisi Militer kerap dipersepsikan tertutup, kaku, bahkan terkesan sulit diakses oleh wartawan maupun masyarakat sipil. Namun, anggapan tersebut terbantahkan sejak Subdenpom 1/2-1 Tanah Karo dipimpin oleh Kapten CPM Agus Setiawan. Ia dikenal aktif menerima kunjungan, khususnya dari kalangan media.

Dalam perbincangan bersama wartawan AgaraNews.com, Lia Hambali, Rabu (7/1/2026), Kapten CPM Agus Setiawan menyampaikan bahwa wartawan merupakan mitra strategis aparat penegak hukum. Menurutnya, keberadaan media sangat membantu dalam memperoleh informasi yang tidak selalu terjangkau oleh personel di lapangan.

“Mengapa harus alergi dengan wartawan? Wartawan adalah mitra kerja. Dari rekan-rekan media, kami bisa mengetahui informasi yang mungkin tidak terpantau oleh anggota, mengingat keterbatasan personel,” ujarnya.

Ia menambahkan, wartawan merupakan “jendela dunia” yang memiliki akses luas terhadap perkembangan informasi di tengah masyarakat, termasuk di wilayah Tanah Karo.

Lebih lanjut, Kapten CPM Agus Setiawan menyatakan keterbukaannya terhadap kunjungan dari media, LSM, maupun organisasi masyarakat, selama informasi yang disampaikan bersifat akurat dan tidak mengandung hoaks.

“Mari kita bersama-sama menjaga stabilitas keamanan dan kenyamanan di Bumi Turang. Tanah Karo dikenal sebagai daerah tujuan wisata di Sumatera Utara, sehingga keamanan dan kenyamanan wisatawan harus menjadi perhatian bersama,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapten CPM Agus Setiawan juga menyoroti pentingnya peran keluarga dalam mencegah penyalahgunaan narkoba, khususnya di kalangan generasi muda. Ia menegaskan bahwa pengawasan dan pendidikan dimulai dari lingkungan keluarga.

“Menjaga anak-anak dari pengaruh narkoba harus dimulai dari rumah dan peran orang tua. Itu yang paling utama,” tutupnya.
(Sumber : Lia Hambali)