
INN | MEDAN (SUMUT) – Dalam rangka menanggulangi permasalahan gizi buruk, khususnya stunting, TMMD ke-126 Kodim 0201 Medan menyelenggarakan penyuluhan bahaya stunting untuk balita. Kegiatan ini merupakan kolaborasi erat antara Staf Kesehatan Kodim 0201/Medan dan Dinas Kesehatan Kota Medan, bertempat di Aula Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, pada hari Kamis (16/10/2025).
Penyuluhan ini dihadiri oleh Ibu-ibu kader PKK, Ibu-ibu warga Medan Marelan yang memiliki balita dan anak-anak, yang antusias mengikuti materi. Acara dibuka secara resmi dan khidmat dengan menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya,” menyiratkan semangat persatuan dalam membangun generasi penerus yang sehat.
Sesi inti penyuluhan tentang bahaya stunting diisi dengan pemaparan detail oleh narasumber ahli, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif yang memfasilitasi diskusi antara audiens dan narasumber. Sebagai penutup, acara diakhiri dengan pembacaan doa dan pembagian paket makanan bergizi kepada peserta, sebagai tindak lanjut praktis dari edukasi yang diberikan.
Kegiatan nonfisik TMMD 126 pada hari yang sama juga meliputi penyuluhan kesehatan mengenai penyakit menular dan tidak menular. Selain itu, sesi penyuluhan KB Kesehatan juga dilaksanakan di Aula Kelurahan Paya Pasir, melengkapi program edukasi kesehatan secara menyeluruh.
Di tengah padatnya agenda nonfisik, pengerjaan fisik TMMD 126 tetap berjalan masif. Satgas terus menggenjot pengerasan jalan Pasar Nippon sepanjang 260 meter dan pembangunan lima unit sumur bor di Labuhan Deli. Perbaikan dua RTLH dan fasilitas umum (Mushola dan MCK) juga terus dikejar.
Kolaborasi antara TNI, Dinas Kesehatan, dan kader PKK dalam penyuluhan stunting ini menunjukkan keseriusan TMMD dalam membangun tidak hanya fisik, tetapi juga kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Upaya ini menegaskan peran TMMD sebagai program pembangunan holistik yang sangat relevan dan dibutuhkan masyarakat Medan Marelan.(*)
