

INN | SIMALUNGUN – Dalam proses pembuatan/pembangunan jalan Rabat Beton berskala Desa, perlu diperhatikan hal hal yang bersifat kepada teknis, hal ini tidak boleh diabaikan karena akan berakibat fatal dan kurangnya kualitas dari hasil rabat beton tersebut, dewasa ini sering kita lihat, pembangunan rabat beton disetiap desa rawan rusak sebelum waktu yang seharusnya, ini dikarenakan oleh tata cara dan proses pada saat pembuatan jauh melenceng dari pada Juknis yang ada, tegas Sertu MB. Siregar saat turun langsung kelokasi.
Lapisan Penetrasi Macadam (Lapen), merupakan lapis perkerasan yang terdiri dari agregat pokok dan agregat pengunci bergradasi terbuka dan seragam yang diikat oleh aspal dengan cara disemprotkan di atasnya dan dipadatkan lapis demi lapis, di atas lapen ini biasanya diberi laburan aspal dengan agregat penutup. Tebal lapisan bervariasi dari 4 -10 cm.
Dalam hal ini Babinsa Koramil 10/Balimbingan Sertu MB. Siregar jajaran Kodim 0207/Simalungun ikut serta melaksanakan uji trail pelaksanaan Pembangunan Perkerasan Rabat Beton, Parit Pasangan dan Plat Duiker. 3,0,20 X 281 M, 0,3/0,4-0 4 X 199 M dan 0,4/0,5-0,5 X 136 M 3 Unit Sumber Dana ADD Tahun Anggaran 2019 di Dusun III Tapian Marsungsang Nagori Muara Mulia, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Jumat (05/07/2019).
Turut hadir dalam acara tersebut antara lain, Kasi PMN Ibu Juliaty SH, Pangulu Nagori Muara Mulia Bapak Janter Lumban Tobing, Kapolsek Tanah Jawa diwakili Panit I Binmas Aiptu AL. Siahaan, PDTI Bapak Richard Siahaan, PLD dan PDP Bapak Efry Ambarita dan Sintong TP. Manurung, Ketua Maujana Nagori Muara Mulia Bapak J. Hutabarat, Ketua LPM Nagori Muara Mulia Bapak Sondang Simanjuntak, Kaur Pembangunan Nagori Muara Mulia Bapak Freddy Panjaitan, Ketua TPK Nagori Muara Bapak Mulia Januar Rajagukguk dan Toko Masyarakat Bapak Janias Sianipar.(red/penrem 022/PT)
