
INN | TAPANULI TENGAH (SUMUT) – Pembangunan jembatan beton Tahap VIIb di Kelurahan PO. Manduamas, Kecamatan Manduamas, Kabupaten Tapanuli Tengah, terus menunjukkan kemajuan. Hingga Senin (2/11/2026), progres pembangunan jembatan sepanjang 9 meter dan lebar 3 meter yang menghubungkan Kelurahan PO. Manduamas dengan Desa Sarma Nauli tersebut telah mencapai 96,75 persen, dengan perkiraan penerima manfaat mencapai 18.000 jiwa.
Pada pengerjaan hari ini, kegiatan difokuskan pada pengecoran jalan jembatan di bagian tepi dekat dan tepi jauh serta pengecoran tiang pagar jembatan. Sejumlah tahapan utama lainnya telah rampung, mulai dari pekerjaan pondasi, pemasangan abutmen, perakitan besi H-Beam, pemasangan angkur, hingga pengecoran lantai jembatan dan trotoar.
Kodim 0211/Tapanuli Tengah melalui Koramil 01/Barus bersinergi dengan Yonif TP 905/Tuan Syah, konsultan, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan tersebut. Sinergi diwujudkan melalui koordinasi, keterlibatan dalam pengerjaan, serta pemantauan tahapan pembangunan agar berjalan sesuai rencana. Kondisi aliran sungai yang mengalami perubahan akibat pasang surut juga menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan pekerjaan di lapangan.
Kapendam I/BB menyampaikan bahwa keterlibatan TNI AD dalam pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam percepatan pembangunan infrastruktur dan pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pedesaan. Upaya ini sekaligus mencerminkan komitmen TNI AD dalam membantu pemerintah meningkatkan aksesibilitas dan memperkuat konektivitas antarwilayah.
Lebih lanjut, Kapendam I/BB menambahkan bahwa keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat antara Kelurahan PO. Manduamas dan Desa Sarma Nauli, termasuk akses menuju fasilitas pendidikan, pelayanan kesehatan, serta distribusi hasil pertanian dan kegiatan perekonomian warga. Dengan konektivitas yang semakin baik, hambatan perjalanan masyarakat diharapkan berkurang sehingga aktivitas sosial dan ekonomi dapat berjalan lebih lancar.
Dengan progres mencapai 96,75 persen, pembangunan kini memasuki tahap akhir dan terus dilanjutkan hingga selesai. Setelah dapat difungsikan, jembatan beton ini diharapkan menjadi sarana penghubung yang mendukung kelancaran aktivitas masyarakat di Kecamatan Manduamas. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di lokasi pembangunan terpantau aman, tertib, dan lancar.
(Sumber: Pendam I/BB)
