

INN | JAKARTA – Sejumlah 259 taruna dan taruni Sermatutar, mengikuti upacara penutupan pendidikan yang dipimpin Kasad, Jenderal TNI Andika Perkasa, sekaligus menganugerahkan penghargaan kepada lulusan terbaik Adhi Makayasa dan Anindya Wiratama.
Hal tersebut disampaikan Kadispenad, Brigjen TNI Candra Wijaya dalam rilisnya, di Akademi Militer Magelang, Senin (08/07/2019).
Diungkapkan Kadispenad, seluruh peserta yang mengikuti kegiatan tersebut berjumlah 259 orang taruna dan taruni Akademi Militer Tingkat IV (Sermatutar), yang terdiri dari 244 orang taruna dan 15 orang taruni.
”Setelah melalui masa pendidikan selama empat tahun di Akademi Militer dengan baik, mereka berhak menyandang gelar Sarjana Terapan Pertahanan, S.Tr.(Han),’’ ujarnya.


Dalam upacara tersebut, Kasad memberikan penghargaan kepada dua orang lulusan terbaik Akmil, diantaranya Sermatutar Fajar Muhammad Al Farouk, peraih Adhi Makayasa dan Sermatutar Dewi Okta Pusparini, peraih Anindya Wiratama.
Saat ditemui awak media, Kasad yang didampingi Gubernur Akmil, Mayjen TNI Dudung Abdurachman mengatakan bahwa pada hari ini, kita menutup pendidikan sekaligus mewisuda sarjana taruna dan taruni Akademi Militer tingkat IV, yang tanggal 16 nanti, akan dilantik di Istana Negara oleh Presiden.
“Mereka selama empat tahun telah menyelesaikan pendidikan dan memperdalam kecabangannya masing-masing,’’ terang Kasad.
Kasad berharap, kepada para taruna dan taruni yang baru selesai melaksanakan pendidikan, jangan pernah lupa terhadap komitmen awal mereka, dan jangan lupa pula dorongan dari kedua orang tua mereka.
”Bertugas yang terbaik, sehingga akumulasinya juga akan membantu Angkatan Darat untuk dapat menyelesaikan tugasnya,’’ pungkas Kasad.
Turut hadir pada Kegiatan tersebut diantaranya para Asisten Kasad, para Pejabat Teritorial di lingkungan TNI AD, Gubernur Akmil, Pejabat Distribusi Akmil, Pengasuh Taruna Akmil serta pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Cabang BS Akmil. (red/Dispenad).



























INN | LABUHAN BATU – Pelda Herdiyanto Babinsa Koramil 09/Negri Lama Kodim 0209/Labuhan Batu, menghadiri acara Penilaian Kecamatan Terbaik Thn 2019 di Balai Kelurahan Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir, Minggu (07/07/2019).Pelda Herdiyanto mengatakan adapun tujuan dilaksanakan lomba penilaian Kecamatan terbaik adalah dalam rangka memacu percepatan pemberdayaan masyarakat melalui upaya-upaya penguatan kelembagaan, peningkatan partisipasi masyarakat dan meningkatkan swadaya gotong royong masyarakat dalam rangka membangun desa tingkat Kecamatan baik di bidang fisik sesuai dengan kebutuhan masyarakat Desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Penilaian Kecamatan ini bertujuan untuk menilaian Kecamatan terbaik dan juga mengandung makna memberi motivasi bagi aparat Kecamatan, Pedesaan dan masyarakat desa untuk berlomba dan bersaing secara baik dan positif dalam membenahi administrasi pemerintah Kecamatan, Desa dan membangun fisik desanya masing-masing.Disamping hal tersebut, dengan lomba ini akan memacu semangat bekerja bagi segenap perangkat Kecamatan, Desa, Lembaga-lembaga masyarakat, Pemerintahan, Perlombaan ini merupakan salah satu alat yang dipergunakan untuk menghargai keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan Kecamatan dan memberi motivasi serta pembinaan terhadap desa-desa yang belum berprestasi berdasarkan hasil penilaian Tim Penilai Lomba Kecamatan. Penilaian lomba Kecamatan ini dilakukan dengan membandingkan tingkat perkembangan desa, ungkapnya.(red/penrem 022/PT)

INN | DELI SERDANG – Burung pipit sering menyerang tanaman padi muda, sehingga Sertu Jazim membantu petani membuat alat Pengusir hama Burung dengan kelompok Tani Tower di lahan Ibu Sarman di Desa Lalang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang.Sertu Jazim Anggota Koramil 01/Sunggal kodim 0204/Deli Serdang melaksanakan Upsus Pendampingan Kepada Pok Tani Tower dalam rangka pembutan jaring burung dan pembersihan rumput digalangan sawah di lokasi sawah Ibu Sarman di Desa Lalang, Kecamatan Sunggal, Minggu, (07/07/2019).Dalam kegiatan tersebut Babinsa membantu pembuatan alat untuk mengusir burung yang mengganggu tanaman para petani. Metode yang digunakan untuk mengusir hama burung ini antara lain membuat orang-orangan, umbul-umbul, membunyikan kaleng dan memasang plastik kresek.Hal tersebut sebagai upaya agar tidak terganggu hama pengganggu seperti burung pipit yang saat ini menyerang tanaman padi menjelang panen serta hasil panen padi nantinya memperoleh hasil maksimal sesuai dengan yang diharapkan petani.(red/penrem 022/PT)


