
INN | JAKARTA – Seletelah melalui pertandingan cukup seru dan menuju ke babak final 50m Rifle 3 Posisi Men melawan atlet dari Thailand Napis Tortungpanich, atlet Indonesia Fathur Gustafian akhirnya menyumbang medali emas dengan score tertinggi 40,5, dan posisi ketiga ditempati atlet Singapore Marat Lieyton Veloso dengan score 37,5 di Senanyan, Senin (14/02/2022).
Pada final yang disaksikan oleh Ketua Umum PB Perbakin Letjen TNI Joni Supriyanto, Indonesia menurunkan tiga atlet terbaiknya, masing-masing Davin Rosyid Wibowo, Muhammad Hasan Busri dan Fathur Gustavian, namun hanya Fathir yang mampu melaju ke final.
Para atlet ini sudah menjalani Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) sebelum bertanding di Event International bersetandart ISSF ini.
Sekjen PB Perbakin Hendry Oka mengungkapkan, “Kebanggaannya atas prestasi dan pencapaian para atlet menembak Indonesia yang berhasil menumbang medali di Grand Prix Rifle dan Pistol 2022, emas yang disumbang Fathur adalah emas pertama untuk nomor Rifle 3 Posisi Men, dimana perbedaan nila dalam setiap score cukup tipis,” jelas Oka.
Sementara itu, usai meraih kemenangan, Fathur juga menyampaikan rasa puas dan bangga karena bisa memberikan yang terbaik unyuk Indonesia dan Perbakin dan Olahraga menembak, “Saya berterimakasih dengan banyak pihak, terutama Pelatih, Orang Tua dan Tuhan YME, emas ini adalah persembahan kedua saya untuk Indonesia,” ucap Fathur, atler Jawa Barat yang juga turut menyumbang emas di jomor 10m Air Rifle Muxed Team bersama Monica Daryanti.
(rilMedia Center ISSF Grand Prix 2022)