Turnamen Catur Karang Rejo Ciptaan Silahturahmi Antar Warga

INN | SIMALUNGUN – Sebanyak 30 peserta, dari 4 (empat) Nagori di Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, mengikuti Event Turnamen Catur di Nagori Karang Rejo, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Minggu (19/12/2021), sekira jam 09.00 Wib sampai selesai.

Turnamen terlaksana bertujuan agar Olah Raga Catur dapat dicintai oleh Masyarakat serta menumbuhkan rasa persaudaraan, acara tersebut dilakukan berkat kerja sama antara Panitia Pelaksana bersama Pemerintah Nagori Karang Rejo, Kecamatan Gunung Maligas, Kabu0aten Simalungun, dihadiri Dihadiri Tokoh Masyarakat Bapak Sukijan, Ketua Panitia Bapak Saniman, Pembina Percasi Kuda Gandeng Chess Club Bapak Rimbun Sidabalok, Saudara Ricky Gultom, Saudara Anwar Gultom, dan Pangulu Nagori Karang Rejo Bapak Hairul Zen, SPdi.

Ketua Panitia Bapak Saniman, “Kita mengembangkan pola pikir bagi masyarakat yang hobi catur, dan untuk mencari bibit unggul ke turnamen open, agar bisa membedakan mana mana yang sekedar hobi atau pecatur profesional, untuk menguasai standar aturan main olahraga catur, ini terwujud berkat kerja sama Nagori karang rejo, untuk menciptakan turnamen catur ke event yang lebih baik,” ucapnya.

Sementara Pangulu Karang Rejo, “Ada 30 peserta ikut lomba catur ini, dari empat Nagori di Kecamatan Gunung Maligas, kegiatan ini menyalurkan bakat masyarakat, dan membangun silahturahmi antar peserta dari beberapa Nagori, selain itu memberi semangat bagi yang mempunyai bakat catur, sehingga ke depannya, mereka akan dibawa ke event yang lebih baik, sebab selama selama ini catur kurang di perhatikan masyarakat, dengan ada turnamen ini diharap bisa dikembangkan lagi di tingkat Nagori,” ucap Pangulu.

Sukijan Selaku Tokoh Masyarakat Karang Rejo sekaligus Pembina Turnamen Catur Karang Rejo mengatakan, “Sebagai orang tua, saya mendorong dan mendukung dalam pelaksanaan turnamen catur ini, terutama kerukunan umat beragama, dalam turnamen ini mewujudkan kebersamaan warga, demi keutuhan persatuan dan kesatuan,” ucap Bapak Sukijan selalu Pembina.(SM)