Wujud Kepedulian terhadap Warga, Babinsa Koramil 0201-14/PB Bersama Pemerintah Desa Melayat ke Rumah Duka

INN | DELI SERDANG (SUMUT) – Sebagai wujud kepedulian dan empati terhadap masyarakat di wilayah binaan, Babinsa Koramil 0201-14/PB, Serka Abadi Ginting, bersama Sekretaris Desa (Sekdes) dan Kepala Dusun (Kadus) I Desa Perumnas Simalingkar, melayat ke rumah duka almarhum Candra, warga Jalan Lada 3, Dusun I, Desa Perumnas Simalingkar, Rabu (14/10/2026).

Kehadiran Babinsa bersama perangkat desa tersebut merupakan bentuk perhatian dan ungkapan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. Selain mempererat tali silaturahmi, kegiatan ini juga mencerminkan kedekatan aparat kewilayahan dan pemerintah desa dengan masyarakat, baik dalam suasana suka maupun duka.

Dalam kesempatan tersebut, Serka Abadi Ginting bersama perangkat desa menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya almarhum Candra. Mereka juga memberikan dukungan moril kepada keluarga agar senantiasa diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan tersebut.

Menurut Serka Abadi Ginting, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya sebatas menjalankan tugas pembinaan teritorial, menjaga keamanan, dan mendukung pembangunan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap warga yang sedang mengalami musibah.

Melalui kegiatan melayat ini, diharapkan hubungan silaturahmi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat semakin erat. Kebersamaan dan kepedulian sosial seperti ini menjadi bagian penting dalam menciptakan kehidupan bermasyarakat yang harmonis, penuh kekeluargaan, dan saling mendukung.

“Kami turut berbelasungkawa atas meninggalnya almarhum Candra. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, serta keikhlasan,” ungkap Serka Abadi Ginting.

Kegiatan tersebut menjadi cerminan nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus menegaskan komitmen Babinsa untuk senantiasa hadir dan peduli terhadap setiap kondisi yang dialami masyarakat di wilayah binaannya.