
INN | TAPUT (SUMUT) – Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 berlangsung khidmat di seluruh wilayah jajaran Kodim 0210/TU yang meliputi Kabupaten Toba, Humbang Hasundutan (Humbahas), Samosir dan Tapanuli Utara.
Rangkaian kegiatan tidak hanya diisi dengan upacara peringatan pada 1 Oktober 2026, tetapi juga dilaksanakan kegiatan ziarah dan penghormatan kepada para pahlawan sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengorbanan para pejuang bangsa.
Kegiatan tersebut diikuti unsur Forkopimda, TNI-Polri, ASN, pemerintah kecamatan dan desa, pelajar, mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan serta berbagai elemen masyarakat.
DANRAMIL 16/LAGUBOTI KAPTEN INF HADI S PIMPIN UPACARA
Di Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba, Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila berlangsung dengan penuh khidmat. Danramil 16/Laguboti Kodim 0210/TU Kapten Inf Hadi S bertindak sebagai Inspektur Upacara.
Upacara diikuti unsur pemerintahan kecamatan, pemerintah desa serta elemen masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Kapten Inf Hadi S menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah hadir dan mengikuti upacara dengan penuh khidmat.
Ia mengingatkan pentingnya menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam kehidupan bermasyarakat di Kecamatan Laguboti.
“Nilai-nilai Pancasila harus kita tanamkan dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, persatuan, kerukunan dan kebersamaan di tengah masyarakat dapat terus terjaga,” ujar Kapten Inf Hadi S.
UPACARA DAN ZIARAH DI KABUPATEN TOBA
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Toba melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pahlawan Revolusi D.I. Panjaitan, Kelurahan Napitupulu Bagasan, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Kapolres Toba AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga, S.I.K.
Sehari sebelumnya, Rabu (30/9/2026), juga dilaksanakan Upacara Ziarah Nasional dalam rangka mengenang dan memberikan penghormatan atas pengorbanan Pahlawan Revolusi Mayor Jenderal TNI Anumerta D.I. Panjaitan.
Kegiatan ziarah tersebut dilaksanakan di Kompleks Monumen D.I. Panjaitan, Lumban Tor, Desa Natolutali, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba. Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Bupati Toba Efendy S.P. Napitupulu, S.E.
Kegiatan turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Toba. Mewakili Dandim 0210/TU Letkol Arm Kiky Hardian, S.Sos., hadir Pabung Kodim 0210/TU Wilayah Toba Mayor Arm Guntur Sebayang.
HUMBAHAS GELAR UPACARA DAN ZIARAH PERINGATAN HARI KESAKTIAN PANCASILA
Di Kabupaten Humbang Hasundutan, rangkaian peringatan Hari Kesaktian Pancasila juga dilaksanakan dengan penuh khidmat. Selain upacara peringatan, kegiatan diwarnai dengan ziarah dan penghormatan kepada para pahlawan, sebagai bentuk penghargaan atas jasa-jasa para pejuang yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi bangsa dan negara.
Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kabupaten Humbahas dipimpin oleh Bupati Humbahas Dr. Oloan Paniaran Nababan, S.H., M.H.
Dalam amanatnya, Bupati Humbahas mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum Hari Kesaktian Pancasila sebagai sarana mempererat persatuan dan kesatuan bangsa.
“Saya mengucapkan terima kasih yang tiada terhingga atas kehadiran para pejabat Forkopimda Kabupaten Humbahas, TNI/Polri, mahasiswa, pelajar dan seluruh undangan,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Hari Kesaktian Pancasila sebagai wujud penghormatan terhadap Pancasila serta rasa cinta kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Bupati juga menekankan pentingnya sinergi, komunikasi dan kerja sama dalam menjalankan berbagai program pembangunan di Kabupaten Humbahas.
“Mari kita selalu bekerja sama dan bahu-membahu dalam mendukung serta menyukseskan berbagai program dan kegiatan,” katanya.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Humbahas Rebecca Marbun, Wakil Ketua I DPRD Humbahas Jesika Simamora, Kapolres Humbahas AKBP Adi Nugroho, S.H., S.I.K., mewakili Dandim 0210/TU Danramil 10/Pakkat Lettu Inf Win Situmorang, Wadan Yon TP 955/HS Mayor Inf Syukri, Sekda Humbahas Christison Marbun, anggota DPRD, pimpinan OPD, ketua OKP serta tamu undangan lainnya.
SAMOSIR GELAR UPACARA DI TANAH LAPANG PANGURURAN
Di Kabupaten Samosir, Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila dilaksanakan di Tanah Lapang Pangururan, Kecamatan Pangururan.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom, S.T. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan lancar.
Turut hadir Dandim 0210/TU Letkol Arm Kiky Hardian, S.Sos., Ketua DPRD Kabupaten Samosir Nasip Simbolon, Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk, S.E., M.M., Wakapolres Samosir Kompol Manuppak Sitorus, S.H., Pabung Samosir Mayor Inf T. Siringoringo, Kajari Samosir Akwan Annas, S.H., M.H., serta jajaran pemerintah daerah, TNI-Polri, instansi vertikal, BUMN, BUMD, organisasi masyarakat dan organisasi kepemudaan.
TAPANULI UTARA: JADIKAN PANCASILA LANDASAN KEHIDUPAN BERBANGSA
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lapangan Bola Kaki Kodim 0210/TU atau Lapangan Tangsi, Jalan Melanton Siregar, Hutagalung Siwaluompu, Kecamatan Tarutung.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si.
Dalam amanatnya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan dan kesatuan serta menjadikan Hari Kesaktian Pancasila sebagai momentum untuk menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa.
Ia juga mengajak masyarakat menjaga semangat kebersamaan, meningkatkan kerja sama dan gotong royong dalam mendukung pembangunan Kabupaten Tapanuli Utara.
DANDIM 0210/TU: “KAMI TIDAK INGIN PERISTIWA G30S/PKI TERULANG KEMBALI”
Di tempat terpisah, Dandim 0210/TU Letkol Arm Kiky Hardian, S.Sos., menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh Forkopimda Kabupaten Toba, Humbahas, Samosir dan Tapanuli Utara yang telah mendukung seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Kesaktian Pancasila.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada ASN, TNI-Polri, instansi terkait, para prajurit dan PNS serta seluruh keluarga besar Kodim 0210/TU yang telah melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi, loyalitas dan tanggung jawab.
“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tulus serta setinggi-tingginya kepada seluruh keluarga besar Kodim 0210/TU. Laksanakan seluruh tugas, kegiatan dan program dengan berani, tulus dan ikhlas,” tegasnya.
Menurut Dandim, peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak boleh hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial. Momentum tersebut harus menjadi sarana untuk mengingat sejarah perjuangan bangsa sekaligus memperkuat komitmen dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila.
Ia menilai pengamalan Pancasila akan memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, meningkatkan nasionalisme dan patriotisme serta menumbuhkan kecintaan terhadap Tanah Air.
“Pancasila harus menjadi landasan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Kita harus bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan serta membangun Indonesia menuju masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera,” ujarnya.
Hal tersebut sejalan dengan tema Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026, “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”
MENGENANG PENGORBANAN PAHLAWAN REVOLUSI
Letkol Arm Kiky Hardian juga mengingatkan generasi penerus bangsa agar memahami sejarah perjalanan Indonesia, termasuk tragedi Gerakan 30 September 1965 yang menewaskan sejumlah perwira TNI AD yang kemudian dikenal sebagai Pahlawan Revolusi.
Ketujuh Pahlawan Revolusi tersebut adalah Jenderal TNI Anumerta Ahmad Yani, Letnan Jenderal TNI Anumerta R. Suprapto, Letnan Jenderal TNI Anumerta M.T. Haryono, Letnan Jenderal TNI Anumerta S. Parman, Mayor Jenderal TNI Anumerta D.I. Panjaitan, Mayor Jenderal TNI Anumerta Sutoyo Siswomiharjo dan Kapten Czi Anumerta Pierre Andreas Tendean.
Peristiwa tersebut juga menewaskan Ade Irma Suryani Nasution, putri Jenderal A.H. Nasution, yang kemudian meninggal dunia pada 6 Oktober 1965 akibat luka yang dideritanya.
Menurut Dandim 0210/TU, sejarah tersebut harus menjadi pembelajaran bagi generasi penerus agar senantiasa menjaga persatuan, kesatuan dan keutuhan NKRI.
“Oleh sebab itu, kami sebagai prajurit sejati yang sangat mencintai bangsa dan negara Indonesia tidak ingin peristiwa tersebut terjadi kembali di Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat kami hormati dan cintai bersama,” tegas Letkol Arm Kiky Hardian.
Ia menambahkan, nilai-nilai Pancasila harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dengan semangat tersebut, jajaran Kodim 0210/TU bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Toba, Humbahas, Samosir dan Tapanuli Utara berkomitmen menjaga persatuan, keamanan dan keutuhan NKRI serta menjadikan Pancasila sebagai pemersatu bangsa menuju Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur.
(Pendim 0210/TU)