
INN | TAPANULI UTARA (SUMUT) – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara bersama Kodim 0210/TU menggelar Gebyar Tapanuli Utara Tahun 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Tapanuli Utara ke-81. Kegiatan yang mengusung semangat persatuan dan kemajuan tersebut diwujudkan melalui berbagai pertandingan dan perlombaan olahraga.
Pembukaan Gebyar Tapanuli Utara dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Tapanuli Utara, Jalan Letjend. Suprapto No. 1, Hutagalung Siwaluompu, Kecamatan Tarutung, Senin (28/9/2026).
Sejumlah cabang olahraga dan permainan rakyat turut dipertandingkan dan dilombakan, di antaranya bola voli, lomba terompah, lari goni dan tarik tambang.
Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., melalui Wakil Bupati Dr. D. Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setulus-tulusnya kepada Forkopimda, para kepala dinas, serta seluruh peserta yang telah ikut berpartisipasi dalam menyemarakkan Gebyar Tapanuli Utara dalam rangka HUT Kabupaten Tapanuli Utara ke-81 tahun 2026,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi ajang pertandingan, tetapi juga menjadi momentum mempererat persaudaraan, persahabatan dan silaturahmi antarmasyarakat.
“Semoga kegiatan ini menjadi ajang untuk terus memupuk rasa persaudaraan dan persahabatan serta menjadi momentum terbaik dalam mengisi berbagai kegiatan positif, khususnya di bidang olahraga,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kodim 0210/TU, Polres Tapanuli Utara dan seluruh unsur Forkopimda yang telah bersinergi mendukung pelaksanaan Gebyar Tapanuli Utara 2026.
“Kita masyarakat Indonesia di wilayah pelosok harus bersatu padu, satukan hati, pikiran dan tenaga untuk membangun daerah di segala bidang,” tegasnya.
Ia menambahkan, pembangunan daerah tidak hanya menyangkut infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pertanian, perikanan dan perkebunan, tetapi juga pembinaan olahraga sebagai bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia.
Karena itu, olahraga tradisional maupun olahraga prestasi dinilai perlu terus dikembangkan sebagai sarana membangun kebersamaan sekaligus menemukan bibit-bibit atlet potensial dari daerah.
Kepada seluruh peserta pertandingan dan perlombaan, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara juga mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas, ketertiban dan keamanan selama kegiatan berlangsung.
Sementara itu, Dandim 0210/TU Letkol Arm Kiky Hardian, S.Sos., menyambut baik pelaksanaan Gebyar Tapanuli Utara yang diprakarsai Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara.
Menurutnya, Kodim 0210/TU yang memiliki wilayah teritorial meliputi Kabupaten Humbang Hasundutan, Toba, Samosir dan Tapanuli Utara akan terus menjaga komitmen untuk bekerja sama serta membantu dan mendampingi berbagai program pemerintah.
“Kami dukung, kami bantu dan kami siap mendampingi semua kegiatan dan program pemerintah pusat sampai ke daerah,” ujar Letkol Arm Kiky Hardian.
Dandim juga memberikan apresiasi terhadap berbagai cabang olahraga yang dipertandingkan dan dilombakan dalam Gebyar Tapanuli Utara 2026.
Menurutnya, berbagai kegiatan olahraga merupakan sarana untuk memasyarakatkan olahraga sekaligus mengolahragakan masyarakat.
Dandim menyampaikan dan dapat kita petik dari perjalanan panjang sejarah olahraga di Indonesia adalah siapapun kita, apapun latar belakang kita mari kita selalu melaksanakan aktivitas olahraga dengan sebaik-baiknya. serta sesuaikan dengan kemampuan fisik masing-masing, Bukan Hanya TNI/Polri, para pelajar, mahasiswa, karyawan, pedagang, petani, musisi, pendakwah dan segenap lapisan masyarakat saja, para penyandang cacat sekalipun atau di sebut Disabilitas dapat melakukan olahraga secara teratur dan berkesinambungan baik perorangan maupun secara kelompok.
“Olahraga apa pun yang digalakkan demi kepentingan kemajuan bersama merupakan wujud nyata kepedulian kita untuk memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat,” katanya.
Ia menilai, pembinaan olahraga harus dilakukan secara berkelanjutan melalui penyediaan sarana dan prasarana, pencarian bibit atlet muda serta penyelenggaraan berbagai turnamen mulai dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi hingga nasional dan internasional.
Intinya kata Dandim 0210/TU, Letkol Arm Kiky Hardian bahwa dari semua aktivitas olahraga yang kita tekuni hendaknya yang paling utama adalah bagaimana kita berusaha untuk menanamkan nilai-nilai ibadah sebagai sarana terbaik dalam meningkatkan Keimanan dan Ketaqwaan kepada Allah Subhanahu Wata’ala.
Sementara untuk olahraga tradisional, lanjutnya, kegiatan seperti lomba terompah, lari goni dan tarik tambang memiliki nilai penting dalam menjaga serta melestarikan budaya masyarakat.
Selain menjadi hiburan, olahraga tradisional juga dapat menjadi media mempererat hubungan silaturahmi antarmasyarakat maupun antarinstansi.
“Sedangkan olahraga prestasi harus benar-benar kita tekuni dan dibina secara terukur serta terencana dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.
Pembukaan Gebyar Tapanuli Utara Tahun 2026 turut dihadiri Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. D. Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., Dandim 0210/TU yang diwakili Danramil 22/Tarutung Kapten Inf G. Sihombing, Kapolres Tapanuli Utara AKBP Ferry Mulyana Sunarya, S.I.K., M.H., yang diwakili Kompol Rahmat Nababan, Kepala Kejaksaan Negeri Tapanuli Utara Naungan Harahap, S.H., M.H., yang diwakili Kasubagbin Kajari Hermoko, S.H., para kepala dinas Kabupaten Tapanuli Utara, tamu undangan serta para peserta dari berbagai cabang olahraga yang dipertandingkan.
Gebyar Tapanuli Utara 2026 diharapkan menjadi wadah memperkuat persatuan, membangun kebersamaan dan menumbuhkan semangat masyarakat untuk hidup sehat melalui olahraga.
Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menemukan dan membina potensi generasi muda sekaligus menjaga nilai-nilai budaya melalui olahraga tradisional.
Dengan semangat “Satukan Hati, Satukan Tekad dan Melangkah Maju”, olahraga diharapkan terus menjadi bagian dari upaya bersama membangun masyarakat Tapanuli Utara yang sehat, solid dan berprestasi.
(Pendim 0210/TU)