
INN | TARUTUNG (TAPUT, SUMUT) – Nuansa merah putih, umbul-umbul, pernak-pernik kemerdekaan serta berbagai kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia telah dilaksanakan oleh masyarakat di berbagai penjuru Tanah Air, dari Sabang hingga Merauke.
Meski rangkaian perayaan kemerdekaan telah dilalui, semangat cinta terhadap bangsa dan negara, termasuk penghormatan terhadap Sang Saka Merah Putih, tidak akan pernah luntur. Jiwa nasionalisme dan patriotisme tetap terpatri dalam diri seluruh komponen bangsa, baik TNI, Polri, ASN, tenaga pendidik, mahasiswa, pelajar maupun masyarakat dari berbagai profesi.
Di tengah kesibukan masyarakat dalam menyambut dan memeriahkan pesta kemerdekaan, penghormatan terhadap Bendera Merah Putih tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Setiap hari Senin, berbagai institusi pendidikan maupun instansi pemerintahan dan lembaga lainnya melaksanakan upacara pengibaran Bendera Merah Putih sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan dan pejuang bangsa yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Semangat tersebut juga terlihat dari pelosok Desa Gonting, Kecamatan Garoga, Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara.
Para guru serta siswa dan siswi SD Negeri 173216 Garoga Julu dengan khidmat mengikuti upacara pengibaran Bendera Merah Putih yang dilaksanakan di lapangan sekolah, Senin (31/8/2026).
Meskipun berada jauh dari pusat perkotaan, semangat para pelajar dan tenaga pendidik dalam mengikuti upacara tidak kalah dengan masyarakat di daerah lainnya. Dengan penuh disiplin dan semangat nasionalisme, seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian upacara hingga selesai.
Bertindak sebagai Pembina Upacara adalah seorang prajurit TNI dari Koramil 21/Garoga, jajaran Kodim 0210/TU, Korem 023/KS, Kodam I/Bukit Barisan.
Pelaksanaan upacara tersebut merupakan bagian dari sinergi dan koordinasi yang selama ini telah terjalin dengan baik antara TNI dengan komponen masyarakat, khususnya dalam mendukung pembinaan generasi muda serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan cinta Tanah Air.
Dalam amanatnya, Pembina Upacara memberikan sejumlah pesan kepada para siswa dan siswi. Para pelajar diingatkan untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan serta memperhatikan kerapian dalam berpakaian.
Selain itu, para siswa juga diminta untuk rajin belajar, menjaga kerukunan dan kedamaian, serta membangun kepribadian yang jujur dan sopan.
Para pelajar juga diharapkan mampu menjaga nama baik sekolah dengan terus meningkatkan prestasi di berbagai bidang. Tidak kalah penting, mereka diminta memiliki rasa cinta Tanah Air serta jiwa nasionalisme dan patriotisme yang tinggi.
“Rajinlah belajar, jaga kerukunan dan kedamaian. Jadilah pribadi yang jujur dan sopan serta terus tingkatkan prestasi untuk menjaga nama baik sekolah,” pesan Pembina Upacara.
Para pelajar juga diingatkan agar senantiasa menghormati dan membantu kedua orang tua ketika berada di rumah serta tidak melawan atau menyakiti hati orang tua.
Sementara itu, Dandim 0210/TU Letkol Arm Kiky Hardian, S.Sos., di tempat terpisah menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit yang bertugas di wilayah Kabupaten Tapanuli Utara, Toba, Samosir dan Humbang Hasundutan.
“Selaku yang dituakan, kami sangat bangga kepada kalian semua. Tolong bantu, dukung dan dampingi seluruh komponen yang ada di wilayah teritorial Kodim 0210/TU,” ujar Dandim.
Ia juga menekankan kepada seluruh prajurit agar melaksanakan tugas dengan penuh keberanian, ketulusan dan keikhlasan.
“Lakukan tugas kalian dengan berani, tulus dan ikhlas. Apapun kegiatan yang kalian laksanakan, koordinasikan dan komunikasikan dengan sebaik-baiknya. Ciptakan suasana yang kondusif dan harmonis di tengah-tengah masyarakat,” pungkas Dandim 0210/TU Letkol Arm Kiky Hardian, S.Sos.
Semangat yang ditunjukkan para guru dan pelajar SD Negeri 173216 Garoga Julu menjadi gambaran bahwa kecintaan terhadap Tanah Air dan penghormatan terhadap Sang Merah Putih tidak mengenal batas wilayah. Dari pelosok desa sekalipun, Merah Putih tetap berkibar dan semangat Indonesia terus menyala.
(Pendim 0210/TU)