
INN | BANDUNG (JABAR) – Dalam Apel Komandan Satuan Komando Kewilayahan (Dansatkowil) TNI Angkatan Darat 2026 yang dihadiri para Pangdam, Danrem, hingga Dandim se-Indonesia, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Jenderal TNI (Hor) (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan pentingnya sinergi antara TNI AD dan pemerintah dalam mendukung percepatan program strategis nasional, khususnya transformasi bantuan sosial berbasis digital.
Di hadapan para peserta apel di Pusdiklatpassus, Bandung, Kamis (6/8/2026), ia menegaskan bahwa loyalitasnya saat ini di Dewan Ekonomi Nasional tetap sama seperti saat masih berdinas di militer. Perbedaannya, kini pengabdian dilakukan melalui inovasi dan perancangan sistem yang mendukung visi serta misi Presiden Prabowo Subianto secara efektif dan terukur.
Menurutnya, Presiden telah memberikan amanah untuk mempercepat transformasi penyaluran bantuan sosial berbasis teknologi pemerintahan digital (GovTech) agar penyaluran bansos menjadi lebih tepat sasaran, transparan, dan berkeadilan.
Saat ini, program tersebut tengah memasuki tahap uji coba (piloting) di 153 kabupaten. Tantangan utama yang dihadapi adalah kecepatan pelaksanaan di lapangan. Karena itu, ia berharap TNI AD dapat berperan aktif melalui kekuatan jaringan teritorial, disiplin logistik, serta kepercayaan masyarakat untuk mengawal percepatan implementasi bansos digital hingga ke daerah terpencil.
Ia optimistis dukungan TNI AD akan membantu menyukseskan peluncuran sistem tersebut yang ditargetkan dapat diresmikan Presiden pada Oktober atau November mendatang.
Di sela kegiatan, ia juga meninjau pameran hasil riset dan inovasi para prajurit TNI AD. Berbagai karya yang dipamerkan dinilai menunjukkan semakin kuatnya kemampuan prajurit dalam beradaptasi dengan perkembangan sains dan teknologi.
Menutup arahannya, ia menitipkan dua pesan kepada para komandan satuan, yakni agar selalu hidup sederhana dan memberikan keteladanan kepada prajurit. Menurutnya, seorang prajurit akan lebih meneladani tindakan nyata pemimpinnya daripada sekadar mendengar perintah.
“Mengabdilah dengan hati yang tulus untuk Ibu Pertiwi, sehingga setiap tugas yang diberikan dapat dituntaskan dengan baik dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia,” pesannya.(*)