
INN | TAPANULI TENGAH (SUMUT) – Dalam rangka memastikan pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pascabencana berjalan sesuai rencana, Tim Monitoring dan Evaluasi yang dipimpin Brigjen TNI Fadjar Tjahjono, S.I.P., didampingi Danrem 023/KS Kolonel Inf Iwan Budiarso, melaksanakan peninjauan ke sejumlah lokasi terdampak bencana di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah, Rabu (29/7/2026).
Sejumlah lokasi yang menjadi sasaran peninjauan meliputi persawahan Bonanlumban, Sabodam Lingkungan V Kelurahan Hutabolon, SMKN 1 Badiri, Huntap Caritas di Desa Lubuk Ampolu, Kecamatan Badiri, Huntap Pinang Sory, serta Jembatan Parjalihotan.
Kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung progres pelaksanaan program rehabilitasi dan rekonstruksi, mengidentifikasi berbagai kendala yang masih ditemukan di lapangan, serta memastikan bantuan dan pembangunan infrastruktur benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang terdampak bencana.
Danrem 023/KS Kolonel Inf Iwan Budiarso menyampaikan bahwa TNI AD terus berkomitmen mendukung pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana melalui sinergi dan koordinasi lintas sektor.
“Monitoring dan evaluasi ini menjadi bagian penting untuk memastikan setiap program rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan tepat sasaran, transparan, serta mampu mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat,” ujar Danrem.
Menurutnya, hasil monitoring di lapangan akan menjadi bahan evaluasi untuk melakukan penyempurnaan terhadap pelaksanaan program rehabilitasi dan rekonstruksi ke depan.
Dengan adanya monitoring secara langsung, diharapkan seluruh program pemulihan pascabencana dapat berjalan secara optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Tapanuli Tengah yang terdampak bencana.
(Penrem 023/KS)