Jalil Taupik Apresiasi Langkah Cepat Wali Kota Medan dalam Mengatasi Antrean BBM di SPBU

INN | MEDAN (SUMUT) – Ketua DPD PERANTARA Kota Medan, Jalil Taupik, yang juga berprofesi sebagai advokat dan pengamat hukum, menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, atas langkah cepat dan responsif dalam menyikapi persoalan antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU di Kota Medan.

Jalil Taupik menilai tindakan Wali Kota Medan yang secara tegas meminta Pertamina untuk segera membenahi pelayanan dan memastikan kebutuhan masyarakat terhadap BBM terpenuhi merupakan bentuk kepemimpinan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat. Pemkot Medan juga diketahui telah mengerahkan personel Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ke sejumlah SPBU guna membantu mengatur arus lalu lintas serta menjaga ketertiban selama proses pengisian BBM berlangsung.

“Sebagai Ketua DPD PERANTARA Kota Medan sekaligus advokat dan pengamat hukum, saya mengapresiasi langkah cepat Wali Kota Medan yang tidak tinggal diam melihat kesulitan masyarakat. Tindakan meminta Pertamina segera membenahi pelayanan serta mengerahkan personel Dishub dan Satpol PP merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat,” ujar Jalil Taupik, Kamis (16/7/2026).

Menurutnya, pelayanan publik yang baik merupakan kewajiban penyelenggara pelayanan sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan. Oleh karena itu, setiap kendala distribusi maupun pelayanan yang berdampak pada masyarakat harus segera ditangani secara cepat, transparan, dan akuntabel.

Jalil Taupik juga berharap Pertamina segera menyelesaikan pembenahan sistem distribusi sehingga pelayanan di seluruh SPBU Kota Medan kembali normal dan masyarakat dapat memperoleh BBM tanpa harus mengantre dalam waktu yang lama.

“Sinergi antara Pemerintah Kota Medan dan Pertamina harus terus diperkuat agar kebutuhan energi masyarakat tetap terjamin. Kepentingan masyarakat harus menjadi prioritas utama sehingga aktivitas ekonomi dan mobilitas warga tidak terganggu,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Jalil Taupik mengajak seluruh masyarakat Kota Medan untuk tetap tertib, tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan (panic buying), serta mengikuti arahan petugas di lapangan selama proses normalisasi distribusi BBM berlangsung.(*)