
INN | MEDAN (SUMUT) – Babinsa Koramil 0201-02/MT Kelurahan Sidorame Barat II, Serka Rico Sihombing, melaksanakan monitoring dan pengamanan kegiatan aksi unjuk rasa yang digelar oleh KSPSI AGN Sumatera Utara di wilayah Kota Medan, Rabu (10/7/2026).
Kehadiran Babinsa bersama unsur pengamanan lainnya bertujuan untuk memastikan jalannya penyampaian aspirasi masyarakat berlangsung aman, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Sekitar pukul 15.30 WIB, massa aksi yang dipimpin oleh Acil, Reza, dan Rahmat tiba di depan Kantor Dinas Pendidikan yang berlokasi di Jalan Pelita IV, Kelurahan Sidorame Barat II, Kecamatan Medan Perjuangan.
Aksi tersebut diikuti sekitar 50 peserta yang membawa mobil komando, perangkat soundsystem, bendera Merah Putih, bendera organisasi, selebaran pernyataan sikap, serta spanduk dan poster berisi tuntutan.
Dalam orasinya, massa menyampaikan aspirasi terkait dugaan penghentian penyelidikan kasus pengadaan atribut sekolah yang dinilai perlu mendapat penjelasan secara terbuka kepada masyarakat.
Selain itu, mereka juga meminta agar proses penerimaan murid baru tingkat SMP dilaksanakan secara transparan, objektif, dan bebas dari praktik yang dapat mencederai rasa keadilan masyarakat.
Sebagai bentuk respons terhadap aspirasi yang disampaikan, sejumlah perwakilan peserta aksi diterima untuk berdialog dengan pihak terkait.
Pertemuan tersebut dihadiri unsur Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ), Dinas Ketenagakerjaan, Biro Umum, serta pengurus KSPSI AGN Sumut.
Dialog berlangsung dalam suasana tertib dan menjadi sarana komunikasi antara peserta aksi dengan instansi yang berwenang.
Babinsa Koramil 0201-02/MT Serka Rico Sihombing menyampaikan bahwa kehadiran aparat di lapangan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus upaya menjaga keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya kegiatan masyarakat.
“Setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan aspirasi secara damai. Tugas kami memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan tidak mengganggu ketertiban umum,” ujarnya.
Pada pukul 17.10 WIB, seluruh rangkaian kegiatan berakhir dan massa membubarkan diri dengan tertib. Berkat sinergi antara TNI, Polri, pemerintah kelurahan, perangkat lingkungan, serta kerja sama seluruh peserta aksi, kegiatan berlangsung aman, lancar, dan kondusif hingga selesai.

