PERATIN Sumut dan UNPAB Medan Bahas Program Beasiswa PKPA untuk Mahasiswa dan Alumni Hukum

INN | MEDAN (SUMUT) – Dewan Pimpinan Daerah Perkumpulan Advokat Teknologi Informasi Indonesia (DPD PERATIN) Sumatera Utara melakukan audiensi dengan Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) Medan guna membahas rencana kerja sama Program Beasiswa Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) bagi mahasiswa dan alumni Fakultas Hukum.Audiensi yang berlangsung, Kamis (4/6/2026) tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPD PERATIN Sumatera Utara, Jalil Taupik, S.H., M.H., didampingi Ketua DPD PERATIN Kota Medan, Saud Situmorang, S.H.

Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara organisasi advokat dan perguruan tinggi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang hukum.

Kedatangan rombongan DPD PERATIN Sumut disambut oleh Kepala Urusan Administrasi dan Keberlanjutan Kerja Sama UNPAB, Reza Juliangga, S.T., M.Sc., Kepala Program Studi Ilmu Hukum Dr. Muhammad Azhali Siregar, S.H., M.H., serta Kepala Rekrutmen Mahasiswa dan Beasiswa Tommy Irawan, S.P.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai peluang kerja sama, khususnya pelaksanaan Program Beasiswa Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA). Program ini diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada mahasiswa dan alumni Fakultas Hukum untuk mengikuti pendidikan profesi advokat dengan biaya yang lebih terjangkau, bahkan melalui skema beasiswa penuh bagi peserta yang memenuhi persyaratan.Ketua DPD PERATIN Sumatera Utara, Jalil Taupik, mengatakan bahwa profesi advokat memiliki peran strategis dalam sistem penegakan hukum di Indonesia.

Karena itu, diperlukan upaya bersama untuk mencetak advokat muda yang kompeten, profesional, berintegritas, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi.

“Melalui program beasiswa PKPA ini, kami ingin membuka kesempatan yang lebih luas bagi para sarjana hukum agar dapat melanjutkan pendidikan profesi advokat tanpa terkendala faktor ekonomi. Ini merupakan bentuk kontribusi nyata PERATIN dalam mencetak calon advokat yang berkualitas dan siap mengabdi kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain program beasiswa, PERATIN juga membuka peluang kerja sama di bidang seminar hukum, kuliah umum, pelatihan legal technology, program magang, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan kompetensi hukum berbasis teknologi informasi.Sementara itu, Ketua DPD PERATIN Kota Medan, Saud Situmorang, menilai sinergi antara organisasi advokat dan perguruan tinggi sangat penting dalam menjembatani kebutuhan dunia akademik dengan praktik hukum profesional.

Menurutnya, mahasiswa hukum perlu mendapatkan wawasan dan pengalaman yang lebih dekat dengan dunia praktik agar memiliki kesiapan yang lebih baik saat memasuki dunia kerja.Pihak Universitas Pembangunan Panca Budi Medan menyambut positif rencana kerja sama tersebut. Mereka menilai Program Beasiswa PKPA dapat menjadi solusi dalam meningkatkan kualitas lulusan Fakultas Hukum sekaligus memberikan nilai tambah bagi mahasiswa yang bercita-cita menjadi advokat.

Audiensi berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi. Kedua belah pihak sepakat untuk menindaklanjuti hasil pertemuan melalui pembahasan teknis dan penyusunan mekanisme kerja sama yang saling menguntungkan.

Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat kualitas pendidikan hukum, memperluas akses pendidikan profesi advokat, serta melahirkan sumber daya manusia hukum yang unggul, profesional, dan berintegritas di Sumatera Utara.(*)