
INN | LANGKAT (SUMUT) – Peluh mengalir di bawah teriknya matahari Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat. Personel TNI, Polri, bersama warga terus bekerja keras merampungkan pembangunan jembatan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0203/Langkat.
Memasuki pekan ketiga pelaksanaan TMMD, progres pembangunan jembatan berukuran 6 x 4 meter tersebut telah mencapai 98 persen. Saat ini, pekerjaan difokuskan pada tahap penyelesaian akhir, meliputi penguatan struktur beton serta pembersihan aliran sungai di sekitar jembatan.
Koordinator lapangan Satgas TMMD mengatakan percepatan pengerjaan dilakukan guna mengejar target penyelesaian sebelum penutupan program TMMD ke-128.
“Semangat gotong royong antara prajurit dan masyarakat menjadi kunci utama sehingga pengerjaan dapat berjalan lebih cepat dari jadwal,” ujarnya di lokasi, Minggu (17/5/2026).
Di lapangan, ritme kerja personel Satgas terlihat semakin intensif. Anggota dibagi ke beberapa titik untuk menyelesaikan pembangunan jembatan sekaligus mengerjakan sasaran fisik lainnya secara paralel.
Selain pembangunan jembatan, Satgas TMMD ke-128 juga melaksanakan pengerasan jalan sepanjang 1,5 kilometer, normalisasi parit dengan panjang serupa, serta rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga kurang mampu.
Bagi masyarakat Desa Pasar Rawa, jembatan tersebut bukan sekadar proyek pembangunan fisik. Kehadirannya menjadi akses vital yang menghubungkan aktivitas harian warga sekaligus memperlancar distribusi hasil pertanian.
Selama ini, keterbatasan infrastruktur membuat mobilitas masyarakat cukup terhambat. Dengan hampir rampungnya pembangunan jembatan tersebut, warga berharap akses transportasi dan roda perekonomian desa dapat berjalan lebih lancar.
Pelaksanaan TMMD ke-128 di Kabupaten Langkat pun kembali menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, program ini juga menjadi sarana memperkuat budaya gotong royong di tengah kehidupan masyarakat desa.

