
INN | LANGKAT (SUMUT) – Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0203/Langkat, Brigjen TNI Yanto Reinald Nainggolan meninjau langsung pelaksanaan program TMMD di Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Selasa (12/05/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh sasaran fisik maupun nonfisik TMMD berjalan optimal dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dalam peninjauan itu, rombongan Tim Wasev terlebih dahulu menerima paparan dari Dandim 0203/Langkat selaku Dansatgas TMMD, Letkol Inf Medwin Sangkakala terkait progres pelaksanaan kegiatan TMMD ke-128.
Selanjutnya, Tim Wasev meninjau sejumlah sasaran pembangunan, mulai dari pengerasan jalan, renovasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembuatan sumur bor hingga pembangunan fasilitas umum lainnya yang dikerjakan bersama personel TNI dan warga setempat.
Kehadiran Brigjen TNI Yanto mendapat sambutan hangat dari masyarakat Desa Pasar Rawa yang merasakan langsung manfaat program TMMD di wilayah mereka.
Pa Sahli Tk II Kasad Bidang Ideologi itu menegaskan bahwa TMMD bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“TMMD hadir untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Yang paling penting adalah kebersamaan dan semangat gotong royong tetap terjaga,” ujar Brigjen TNI Yanto kepada awak media.
Selain mengecek sasaran pembangunan, Ketua Tim Wasev juga memberikan motivasi kepada personel Satgas TMMD agar tetap semangat serta mengutamakan kualitas pekerjaan di lapangan.
Ia berharap seluruh program yang sedang dikerjakan dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat desa.
Suasana penuh keakraban tampak saat rombongan Tim Wasev berinteraksi langsung dengan warga. Sejumlah masyarakat mengaku senang dan terbantu dengan hadirnya program TMMD yang dinilai mampu membuka akses serta meningkatkan kenyamanan lingkungan mereka.
Melalui kegiatan Wasev ini, pelaksanaan TMMD ke-128 di wilayah Kodim 0203/Langkat diharapkan semakin optimal dan menjadi solusi nyata dalam pemerataan pembangunan di pedesaan.

