
INN | LANGKAT (SUMUT) – Kehadiran TNI melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun 2026 kembali menunjukkan bukti nyata kepedulian terhadap pembangunan wilayah pedesaan dalam membantu pemerintah daerah meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Hal tersebut terlihat dari kegiatan Satgas TMMD ke-128 Kodim 0203/Langkat yang melaksanakan pembangunan jembatan di Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Senin (11/5/2026).
Dalam kegiatan itu, personel Satgas TMMD bersama masyarakat bergotong royong mengerjakan pembangunan jembatan berukuran 6 meter x 4 meter yang nantinya menjadi akses penting bagi warga.
Dansatgas TMMD ke-128 Kodim 0203/Langkat melalui Pasiter Kodim 0203/Langkat, Kapten Inf Supriadi, mengatakan saat ini pekerjaan difokuskan pada pengorekan pondasi, pemasangan cerucuk bambu, serta perakitan mal cor dan besi konstruksi.
“Personel Satgas bersama warga bergotong royong melanjutkan pengorekan pondasi untuk konstruksi, pemasangan cerucuk bambu untuk pondasi, serta perakitan mal cor dan besi,” ujarnya.
Dengan semangat kebersamaan, personel TNI dan masyarakat tampak bekerja tanpa mengenal lelah demi mempercepat pembangunan infrastruktur yang sangat dibutuhkan warga.
Menurutnya, jembatan tersebut merupakan akses vital yang menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari, baik untuk mobilitas warga maupun distribusi hasil pertanian.
“Jembatan ini sangat penting bagi masyarakat karena menjadi jalur utama aktivitas warga dan distribusi hasil pertanian,” terang Pasiter.
Kehadiran personel Satgas TMMD di tengah masyarakat tidak hanya sebagai aparat kewilayahan, tetapi juga menjadi penggerak dan motivator dalam menumbuhkan kembali budaya gotong royong.
Kekompakan antara TNI dan rakyat menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan pembangunan desa yang lebih maju, aman, dan sejahtera.
Kegiatan ini sekaligus menjadi cerminan bahwa TNI AD selalu hadir untuk rakyat, bekerja bersama rakyat, serta menjadi bagian dari solusi atas berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat.
Semangat gotong royong yang terbangun diharapkan terus terjaga sebagai warisan budaya bangsa yang mempererat persatuan dan kesatuan. (Red)

