
INN | DELI SERDANG (SUMUT) – Babinsa Koramil 0201-12/Hamparan Perak, Peltu Wagiran, menggelar kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama tokoh agama di Desa Paya Bakung, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (23/4/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dusun, Ketua BKM, para ustadz, serta pengurus remaja masjid. Komsos ini menjadi agenda rutin Babinsa sebagai upaya mempererat hubungan antara TNI dan seluruh elemen masyarakat.
Dalam pertemuan itu, Peltu Wagiran menekankan pentingnya peran tokoh agama sebagai panutan sekaligus penyejuk di tengah masyarakat. Ia mengajak para ulama untuk terus menyuarakan pesan persatuan dan menjaga kerukunan dalam setiap ceramah maupun pengajian.
“Tokoh agama memiliki pengaruh besar. Mari kita jaga kerukunan, cegah provokasi, dan tolak paham radikal yang dapat memecah belah masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan lingkungan, khususnya menjelang musim kemarau. Babinsa meminta tokoh agama turut mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar serta kembali mengaktifkan pos ronda.
Ketua BKM, Ustadz Mahmud Haitami, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai sinergi antara Babinsa dan tokoh agama selama ini telah berjalan baik dan efektif menjaga situasi desa tetap kondusif.
“Kami siap mendukung. Melalui mimbar masjid, kami akan menyampaikan imbauan kamtibmas, bahaya narkoba, serta pentingnya gotong royong,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Imam Masjid, H. Sulaiman, yang mengajak generasi muda untuk turut berperan aktif menjaga lingkungan. Menurutnya, remaja masjid akan dilibatkan dalam patroli bersama pemuda karang taruna guna mencegah pengaruh negatif.
Kepala Desa Paya Bakung, Pariono, turut mengapresiasi langkah Babinsa. Ia menilai pendekatan melalui tokoh agama menjadi strategi efektif dalam menjaga stabilitas desa yang majemuk.
“Jika tokoh agama sudah menyampaikan, masyarakat akan lebih mudah menerima. Ini sangat membantu pemerintah desa,” katanya.
Di akhir kegiatan, Babinsa bersama perangkat desa dan tokoh agama sepakat membentuk grup komunikasi guna mempercepat penyampaian informasi terkait kamtibmas, kegiatan keagamaan, hingga bantuan sosial.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama demi keamanan Desa Paya Bakung dan keutuhan NKRI. Ke depan, Komsos serupa akan terus dilaksanakan secara bergilir di dusun-dusun lain sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.
Melalui komunikasi yang intens, diharapkan Desa Paya Bakung tetap terjaga sebagai wilayah yang aman, rukun, dan religius.

