
INN | MEDAN (SUMUT) – Personel Koramil 0201-02/MT jajaran Kodim 0201/Medan melaksanakan pendampingan penyaluran Program Makan Sehat Bergizi (MSB) dari Badan Gizi Nasional (BGN) di dua wilayah berbeda, yakni Kecamatan Medan Timur dan Kecamatan Medan Perjuangan, Senin (02/03/2026).
Di wilayah Kelurahan Pulo Brayan Darat II, Kecamatan Medan Timur, Serda Setiawan mendampingi pendistribusian makanan bergizi yang dilaksanakan oleh SPPG Yayasan Dewi Sri Gondowangi di Jalan Sidodame Komplek Pemda No. 6.
Sebanyak 2.834 porsi makanan disalurkan kepada siswa dari sejumlah sekolah di sekitar lokasi kegiatan. Menu yang diberikan terdiri dari kolak pisang, ubi, kurma, bakpia kacang dan buah jeruk sebagai bagian dari pemenuhan kebutuhan gizi pelajar.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut berlangsung tertib dan lancar dengan melibatkan Kepala SPPG, Babinsa, anggota yayasan, guru serta siswa-siswi penerima manfaat.
Serda Setiawan menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan bentuk dukungan TNI dalam memastikan program pemerintah berjalan baik dan tepat sasaran.
“Melalui program ini diharapkan kesehatan dan semangat belajar siswa semakin meningkat,” ujarnya.
Sementara itu, di Kelurahan Sidorame Timur, Kecamatan Medan Perjuangan, Serda H. Hutabarat mendampingi pendistribusian makanan kering oleh SPPG Yayasan Cantika Maulana Mattbuk di Jalan Permai No. 14 A.
Sebanyak 987 siswa menerima paket makanan yang terdiri dari roti UMKM, telur, buah anggur dan susu kotak. Program ini bertujuan membantu pemenuhan gizi pelajar sekaligus mendukung peningkatan kualitas kesehatan generasi muda.
Kegiatan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai dengan melibatkan Babinsa, Kepala SPPG, asisten lapangan serta pihak sekolah.
Serda H. Hutabarat menegaskan bahwa kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut sebagai wujud dukungan terhadap program pemerintah di bidang kesejahteraan masyarakat.
“Pendampingan ini untuk memastikan distribusi berjalan lancar, tertib dan memberikan manfaat nyata bagi siswa di wilayah binaan,” ungkapnya, Senin (2/3/2026).
Melalui keterlibatan aktif Babinsa dalam setiap tahapan pendistribusian, diharapkan sinergi antara aparat kewilayahan, lembaga penyedia layanan gizi dan pihak sekolah semakin kuat demi terwujudnya generasi muda yang sehat dan berkualitas.

