
INN | MEDAN (SUMUT) – Sebuah kisah inspiratif terselip di balik arahan tegas Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, S.E., M.Tr.(Han), saat menggelar silaturahmi bersama insan media di Gedung AH. Nasution Kodam I/BB, Senin (19/01/2026).

Di hadapan para jurnalis, perwira menengah ini membagikan potongan kisah hidupnya yang menyentuh hati sebagai suntikan motivasi bagi siapa saja yang sedang berjuang dari bawah.
Kolonel Asrul membuka tabir masa lalunya dengan pengakuan rendah hati. Ia mengisahkan bahwa dirinya hanyalah seorang anak petani, sementara ibunya merupakan seorang guru di sebuah desa terpencil namanya Binanga, dulu KabupatenTapanuli Selatan dan saat ini pemekaran menjadi Padang Lawas Utara. Begitu terisolasinya tempat asalnya, hingga pada tahun 1980-an, nama kampungnya pun tidak dapat ditemukan dalam peta administratif manapun.
“Saya ini anak seorang petani, ibu saya guru desa. Kampung saya itu tahun 80-an tidak ada di peta,” kenangnya dengan nada emosional saat berbicara di podium yang berlatar belakang tulisan “Silaturahmi Bersama Insan Media”.
Latar belakang sebagai “anak kampung” inilah yang membentuk etos kerjanya di militer. Ia memahami betul bahwa kerja keras yang dilakukan di pelosok, seperti penyediaan air bersih atau penanganan bencana yang dilakukan prajurit TNI AD, harus diketahui oleh masyarakat luas.
Ia menggunakan filosofi yang kuat dalam memimpin Penerangan Kodam: “Tuhan Maha Tahu, tapi manusia perlu diberitahu.” Baginya, publikasi media bukan sekadar angka atau statistik, melainkan jembatan informasi agar dedikasi prajurit di lapangan tidak sunyi dari apresiasi publik.
Sebagai bentuk penghormatan terhadap profesi jurnalis, Kapendam mengungkapkan bahwa dirinya secara rutin memantau hasil karya rekan-rekan media.
• Setiap sore, Kapendam menerima laporan rekapitulasi link berita.
• Tercatat rata-rata 70 hingga 80 link berita masuk setiap harinya sebagai bentuk dukungan publikasi kegiatan Kodam I/BB.
• Ia mengapresiasi loyalitas media yang tetap setia mengabarkan kegiatan positif TNI meski di tengah kesibukan masing-masing.
Melalui perjalanannya dari desa tak berpeta hingga menjadi pejabat utama di Kodam I/BB, Kolonel Asrul menitipkan pesan bahwa asal-usul bukanlah penghalang untuk meraih kesuksesan. Sinergi yang baik dengan berbagai pihak, termasuk media, adalah kunci untuk membawa institusi dan pribadi menuju arah yang lebih baik.(*)

