
INN | GUNUNGSITOLI (NIAS, SUMUT) – Program Bakti TNI untuk Rakyat yang diprakarsai Presiden RI Prabowo Subianto terus diwujudkan Kodam I/Bukit Barisan melalui pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat. Salah satu sasarannya adalah pembangunan Jembatan Gantung Sungai Menaula di Desa Onozitoli Tabaloho, Dusun I, Kecamatan Gunungsitoli Selatan, Kota Gunungsitoli, Kamis (16/7/2026).
Jembatan gantung sepanjang 42 meter tersebut dibangun untuk memperkuat akses antarwilayah dan mempermudah mobilitas masyarakat yang selama ini terkendala oleh keberadaan Sungai Menaula. Kehadirannya diharapkan mampu memperlancar distribusi hasil pertanian, akses pendidikan, pelayanan kesehatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai 21 persen.
Pekerjaan yang sedang berlangsung meliputi penggalian pondasi pylon dan angkur belakang di tepi jauh, serta perakitan besi pondasi pylon dan angkur di tepi dekat. Pembangunan dilaksanakan secara gotong royong dengan melibatkan personel Yon TP 905/TS, Yon TP 906/SLG, Yonzipur I/DD, Babinsa Koramil 01/Gunungsitoli, para tukang, serta masyarakat setempat yang bersama-sama mendukung percepatan pembangunan.
Dalam pelaksanaannya, pembangunan masih menghadapi sejumlah tantangan. Penggalian pondasi harus dilakukan secara manual karena banyak ditemukan batu berukuran besar di dalam tanah. Selain itu, kondisi cuaca yang tidak menentu turut memengaruhi ritme pekerjaan. Meski demikian, seluruh personel tetap berupaya menyelesaikan pembangunan secara maksimal dengan mengutamakan faktor keamanan, kualitas konstruksi, serta ketepatan sasaran pekerjaan.
Kapendam I/BB, Kolonel Inf Sandy, S.I.P., mengatakan pembangunan Jembatan Gantung Sungai Menaula merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah yang membutuhkan akses transportasi yang lebih baik. Menurutnya, meski dihadapkan pada medan yang cukup berat dan cuaca yang tidak menentu, personel TNI bersama masyarakat tetap bekerja dengan penuh semangat dan mengedepankan gotong royong agar pembangunan dapat diselesaikan sesuai rencana, sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat dalam mendukung aktivitas transportasi, pendidikan, pelayanan kesehatan, serta perekonomian.
(Sumber: Pendam I/BB)
