
INN | JAKARTA – Hari terakhir gelaran Persit BISA 2026 berlangsung meriah dan penuh kesan melalui rangkaian acara penutupan yang menampilkan peragaan busana masterpiece karya terbaik Almira ADS.
Suasana megah terasa sejak awal acara ketika para tamu undangan, jajaran Persit, dan para pengunjung memadati area catwalk untuk menyaksikan penampilan spesial yang menjadi puncak rangkaian pameran selama tiga hari.
Momentum penutupan ini tidak hanya menjadi ajang apresiasi terhadap karya wastra Nusantara, tetapi juga simbol keberhasilan perempuan Indonesia dalam menghadirkan kreativitas, budaya, dan inovasi di industri fashion berbasis tenun.
Puncak acara semakin istimewa saat berlangsung peragaan busana khusus Ketua Daerah dan Ketua PG dengan nuansa elegan dan berkelas. Desain masterpiece karya Ny. Almira Try Suhandy MS tampil memukau ketika diperagakan oleh Ny. Ira M. Fadjar selaku Ketua Persit KCK Gabungan Kostrad.
Balutan busana bernuansa cokelat dengan sentuhan tenun elegan menghadirkan kesan mewah sekaligus tetap mempertahankan identitas budaya Nusantara yang kuat. Setiap detail busana menunjukkan perpaduan harmonis antara desain modern dengan kekayaan tekstur tenun tradisional, sehingga berhasil mencuri perhatian seluruh pengunjung yang memadati area catwalk.
Tepuk tangan meriah pun mengiringi langkah anggun di atas panggung, menjadikan penampilan tersebut sebagai salah satu momen paling berkesan dalam Persit BISA 2026.
Tidak hanya memukau di panggung peragaan busana, antusiasme pengunjung terhadap booth Almira ADS juga terus meningkat hingga hari terakhir pameran. Booth tersebut kembali dipadati pengunjung yang ingin melihat lebih dekat koleksi busana tenun eksklusif yang dipamerkan.
Banyak pengunjung tertarik bukan hanya karena keindahan desain, tetapi juga kualitas bahan, kenyamanan, dan karakter elegan yang menjadi ciri khas karya Ny. Almira Try Suhandy MS.
Kehadiran koleksi masterpiece pada sesi catwalk turut memberikan dampak besar terhadap peningkatan minat pengunjung terhadap produk yang dipamerkan di booth, Sabtu (9/5/2026).
Pada hari penutupan pameran, penjualan Almira ADS kembali menunjukkan capaian luar biasa dengan total penjualan mencapai 20 potong busana. Tingginya angka penjualan tersebut membuat stok yang tersedia hampir habis dan hanya menyisakan dua potong busana hingga akhir acara.
Kondisi ini menunjukkan tingginya apresiasi masyarakat terhadap karya fashion berbasis tenun yang tidak hanya menampilkan estetika, tetapi juga mengandung nilai budaya dan eksklusivitas dalam setiap desainnya.
Antusiasme pengunjung bahkan terus berlangsung hingga menjelang penutupan acara, dengan banyak pengunjung yang masih datang untuk melakukan pemesanan maupun berkonsultasi mengenai koleksi yang tersedia.
Membludaknya minat pembeli membuat Ny. Almira Try Suhandy MS secara resmi menutup pemesanan pre-order pada hari terakhir pameran karena jumlah pesanan telah melampaui target produksi awal.
Meski demikian, perhatian kepada calon pelanggan tetap diberikan dengan membagikan kartu nama kepada seluruh pengunjung sebagai sarana pemesanan dan komunikasi di masa mendatang.
Langkah tersebut menjadi bentuk komitmen Almira ADS untuk terus menjaga kualitas produksi sekaligus memperluas jangkauan pemasaran karya wastra Nusantara kepada masyarakat yang lebih luas.
Penutupan Persit BISA 2026 pun menjadi momen yang tidak hanya meninggalkan kesan megah, tetapi juga menghadirkan optimisme baru bagi perkembangan industri fashion tenun karya perempuan Indonesia.
(Sumber: Brigif 13 Galuh)

