
INN | LANGKAT (SUMUT) – Kehadiran anggota Satgas TMMD ke-128 Kodim 0203/Langkat memberikan dampak positif bagi masyarakat, termasuk pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang.
Rida Wahyuni Rao (56), seorang pengrajin sapu lidi, mengaku bangga dan terbantu dengan kehadiran prajurit TNI yang ikut membantu proses produksinya.
“Dengan adanya bapak-bapak TNI, pekerjaan kami jadi lebih cepat selesai dan menambah semangat,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, proses pembuatan sapu lidi dimulai dari pengumpulan daun kelapa atau sawit kering, pemisahan lidi dari pelepah, pembersihan, penjemuran hingga benar-benar kering, lalu diikat menjadi sapu.
“Setelah dibersihkan, lidi dijemur di bawah sinar matahari agar tidak mudah patah. Setelah itu disusun, diikat, diberi gagang, dan diperkuat dengan plastik,” jelasnya.
Usaha sapu lidi yang digeluti sejak tahun 2010 tersebut kini terus berkembang dan menjadi salah satu sumber pendapatan keluarga. Produk yang dihasilkan dipasarkan ke pasar tradisional hingga warung-warung di sekitar wilayah.
Kegiatan produksi ini umumnya dilakukan oleh ibu rumah tangga di sela waktu luang, karena tidak membutuhkan modal besar dan prosesnya relatif sederhana.
Program TMMD ke-128 kembali menunjukkan perannya tidak hanya dalam pembangunan infrastruktur, tetapi juga dalam mempererat hubungan sosial serta mendukung peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa.
(Sumber : Pendim 0203/Langkat)

