
INN | LANGKAT (SUMUT) – Antusiasme anak-anak di Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, membuat mushola setempat tak lagi mampu menampung kegiatan mengaji yang digelar Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128.
Kegiatan pun meluber hingga ke halaman, memanfaatkan tenda darurat sebagai ruang belajar tambahan.
Setiap malam, selepas Salat Magrib hingga Isya, puluhan anak datang membawa Iqro dan Al-Qur’an. Ruang mushola yang terbatas cepat penuh, sementara di luar, tenda sederhana disulap menjadi “kelas” alternatif bagi para santri kecil.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh personel Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 907/Dewa Shahdan sebagai bagian dari program nonfisik TMMD. Empat prajurit secara bergantian menjadi pengajar, yakni David Ananta Ramadhan, Rodil, Agung Pratama, dan Muhammad Al Fadri.
Dengan fasilitas seadanya tanpa bangku permanen dan ruang kelas formal proses belajar tetap berlangsung khidmat. Tikar digelar sebagai alas duduk, sementara penerangan sederhana menemani anak-anak mengeja huruf demi huruf.
Di sela kegiatan pembangunan fisik pada siang hari, suasana malam di Pasar Rawa menghadirkan nuansa berbeda: tenang, sederhana, namun penuh semangat belajar. Dari lantunan huruf hijaiyah yang masih terbata, hingga bacaan yang kian lancar, proses itu terus tumbuh setiap harinya.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk menumbuhkan semangat belajar dan memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
(Sumber : Pendim 0203/Langkat)

