Mencerdaskan Anak Bangsa MOLI (Mobil Literasi TNI) Persit Kodim 1812/Pegaf Hadir Ditengah Masyarakat Kabupaten Pegunungan Arfak

INN | PEGUNUNGAN ARFAK (PAPUA BARAT) – Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLVII Dim 1812/Pegaf terus mengembangkan berbagai strategi untuk meningkatkan minat baca masyarakat, salah satunya diwaktu Kosong layanan perpustakaan keliling yang menjangkau sekolah hingga wilayah pelosok, Sabtu (2/5/2026).

Program ini tidak hanya sekadar menghadirkan buku, tetapi juga dirancang dengan pendekatan terencana agar mampu menarik minat anak-anak untuk membaca. Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLVII, Ny. Elok Isnaini.

“Kami berkomunikasi terlebih dahulu dengan sekolah untuk memastikan lokasi yang dikunjungi aman dan nyaman bagi anak-anak. Dengan begitu mereka lebih tertarik datang dan membaca di perpustakaan keliling,” ujarnya.

Pendekatan ini dinilai efektif karena menghadirkan suasana membaca yang menyenangkan sekaligus aman bagi siswa. Selain itu, kehadiran perpustakaan keliling juga menjadi alternatif bagi anak-anak yang memiliki keterbatasan akses terhadap buku di rumah.

“Kegiatan ini kami lakukan setiap waktu Luang untuk mendorong anak-anak lebih dekat dengan buku. Bahkan, peserta diwajibkan sudah pernah mengunjungi perpustakaan keliling maupun perpustakaan daerah atau menjadi anggota perpustakaan,” jelas Ibu Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLVII.

Ke depan, strategi ini direncanakan akan diperluas dengan menyasar ruang-ruang publik dan pusat keramaian masyarakat.
Dengan dukungan Mobil Dinas Kodim 1812/Pegaf Langkah tersebut diharapkan mampu menjangkau lebih banyak warga sekaligus membangun kebiasaan membaca di berbagai lapisan masyarakat.

Selain itu, pihaknya juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak agar layanan perpustakaan keliling dapat hadir dalam berbagai kegiatan masyarakat.

“Kami berharap ada dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak, sehingga perpustakaan keliling bisa semakin dekat dengan masyarakat dan menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari,” pungkasnya.

Dengan pendekatan jemput bola dan program yang terintegrasi, perpustakaan keliling diharapkan menjadi motor penggerak tumbuhnya budaya literasi di Kabupaten Pegunungan Arfak.

(Sumber : Pendim 1812/Pegaf)