
INN | LUMAJANG (JATIM) – Sebanyak 537 warga dan santri Pondok Pesantren Darun Najah, Desa Sanjaran Petahunan, Kecamatan Sumber Suko, Kabupaten Lumajang, mengikuti kegiatan Pelayanan Medis Masyarakat yang digelar secara gratis, Sabtu (02/05/2026).
Kegiatan bakti sosial ini diselenggarakan oleh Djarum Foundation melalui program Djarum Sumbangsih Sosial, bekerja sama dengan Yayasan Bangun Sehat Indonesiaku (YBSI). Program ini merupakan bagian dari rangkaian Baksos Peduli Ponpes Jawa Timur tahun 2026 dan menjadi pelaksanaan ke-91 yang kali ini dipusatkan di Desa Sanjaran Petahunan.
Pengasuh Ponpes Darun Najah, KH Muhammad Khoziin Barizi, melalui Kepala SMK H. Labibun Wildan, MT., HI., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dari Djarum Foundation dan YBSI, sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat besar bagi santri maupun masyarakat sekitar,” ujar Gus Wildan.
Kepala Desa Sanjaran Petahunan, Sumarli, juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang diberikan.
“Ini kesempatan baik untuk memeriksa kesehatan bersama para kiai, ustaz, pengurus, dan santri. Semoga kegiatan ini membawa manfaat bagi kita semua,” ungkapnya.
Deputy Program Manager Bakti Sosial Djarum Foundation, Ivana Lie, menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya di lingkungan pesantren.
“Pelayanan medis ini menyasar masyarakat sekitar pondok pesantren, termasuk santri dan pengurus, sebagai upaya peningkatan layanan kesehatan secara menyeluruh,” jelasnya.
Perwakilan PT Djarum Lumajang, Miftahul Arif, turut mengapresiasi peran aktif para santri yang membantu kelancaran kegiatan, terutama dalam melayani masyarakat.
Sementara itu, Founder YBSI, Dr. dr. Hisnindarsyah, Sp.KL(K), SE, M.Kes, MH, CFEM, FIHFAA, FISQua, FRSPH, FIMMA, menyampaikan bahwa selain pemeriksaan kesehatan umum dan gigi, kegiatan ini juga menyediakan layanan spesialis Telinga, Hidung, dan Tenggorokan (THT).
“Kasus yang paling banyak ditemukan adalah hipertensi dan osteoartritis pada masyarakat umum, serta penyakit kulit, faringitis, dan ISPA pada santri. Selain pengobatan, kami juga memberikan edukasi sebagai langkah pencegahan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya juga menghadirkan mobile dental unit guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan gigi.
Kegiatan ini melibatkan 35 tenaga medis dan relawan, terdiri dari 6 dokter umum, 2 dokter spesialis THT, 3 dokter muda, 2 dokter gigi beserta asisten, 9 perawat, 5 tenaga farmasi, 2 analis laboratorium, serta 6 relawan.
Adapun rincian layanan yang diberikan meliputi 328 pasien umum (termasuk 198 pemeriksaan laboratorium), 124 santri, 58 pasien gigi, serta 27 pasien layanan spesialis THT, dengan total keseluruhan mencapai 537 orang.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Sanjaran Petahunan Sumarli, Kepala Puskesmas setempat, unsur Forkopimcam, Babinsa, serta perwakilan PT Djarum dan tim relawan lainnya.
Sebagai informasi, program Pelayanan Medis Masyarakat merupakan kegiatan rutin Djarum Sumbangsih Sosial. Sejak 2014, program ini telah melayani lebih dari 90.000 warga di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur melalui berbagai kegiatan sosial, termasuk layanan kesehatan, khitanan massal, bantuan panti asuhan, pencegahan kebakaran, serta penyediaan air bersih.(red/*)

