
INN | LANGKAT (SUMUT) – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, menghadirkan wajah pembangunan yang berbeda. Di tengah fokus pembangunan fisik, kemanunggalan TNI dan rakyat justru diperkuat melalui interaksi sederhana di warung kopi.
Di tempat inilah personel Satgas TMMD Kodim 0203/Langkat berbaur dengan warga tanpa sekat formalitas. Seragam loreng tak lagi menjadi pembatas, melainkan jembatan untuk membangun komunikasi yang hangat dan terbuka. Percakapan yang terjalin pun mengalir alami, membahas kondisi desa, kebutuhan masyarakat, hingga harapan ke depan.
Pasiter TMMD ke-128, Kapten Inf Supriadi, menegaskan bahwa komunikasi sosial menjadi bagian penting dalam keberhasilan program TMMD.“TMMD bukan sekadar membangun fisik, tetapi juga membangun hubungan. Jika komunikasi terjalin dengan baik, pekerjaan di lapangan akan lebih mudah,” ujarnya.
Interaksi di warung kopi tersebut menjadi ruang efektif untuk mempererat hubungan antara prajurit dan masyarakat. Warga merasa lebih leluasa menyampaikan aspirasi tanpa rasa canggung, sementara personel Satgas dapat memahami kebutuhan riil di lapangan secara langsung.
Dampaknya pun nyata. Semangat gotong royong tumbuh dengan sendirinya tanpa perlu instruksi panjang. Koordinasi berjalan lebih cepat dan efektif karena dilandasi rasa saling percaya.
Di Desa Pasar Rawa, TMMD 128 membuktikan bahwa pembangunan tidak hanya berangkat dari proyek infrastruktur, tetapi juga dari kedekatan emosional.
ari secangkir kopi dan percakapan sederhana, terbangun fondasi kepercayaan yang menjadi kunci keberhasilan pembangunan.
(Sumber : Pendim 0203/Langkat)

