
INN | MEDAN (SUMUT) – Progres cepat dan berkualitas yang dicapai dalam pelaksanaan TMMD ke-126 Kodim 0201 Medan di Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, diyakini sebagai buah dari leadership dan “tangan dingin” seorang Dansatgas TMMD, Kolonel Inf M. Radhi Rusin. Di bawah kepemimpinannya, seluruh sasaran fisik dan non-fisik berhasil berjalan sesuai rencana, bahkan di area yang sulit seperti Jalan Pasar Nippon.
Awakn media melihat dan merasakan, Kolonel Inf M. Radhi Rusin, yang juga Komandan Kodim 0201/Medan, secara konsisten memimpin dan mengawasi langsung pengerukan serta pengerasan jalan 260 meter dari Siombak menuju Sicanang. Kehadirannya di lapangan memastikan bahwa material, waktu, dan personel termobilisasi secara efisien, menghasilkan progres yang diapresiasi langsung oleh Waaster Panglima TNI, Brigjen TNI (Mar) Bambang Hadi Suseno.
Dalam setiap kesempatan, Kolonel Radhi selalu menekankan pentingnya sinergi antara TNI dan rakyat. Filosofi kepemimpinannya adalah mengutamakan kepentingan masyarakat dan membangun kebersamaan. Hal ini tercermin dari suasana kerja di lokasi, di mana personel Satgas dan warga terlihat saling bekerjasama dalam menyelesaikan proyek jalan, bronjong, hingga renovasi Mushollah Al Barkah.
Sasaran pembangunan fisik seperti jalan dan bronjong yang merupakan proyek padat karya, memerlukan leadership yang kuat untuk mengelola sumber daya dan mengatasi tantangan teknis lapangan. Kolonel Radhi memastikan semua kendala diatasi dengan cepat, sehingga kunjungan Tim Wasev Mabes TNI mendapati proyek sudah di tahap akhir penyelesaian.
”Kunci keberhasilan TMMD ini adalah kolaborasi dan komitmen. Leadership kami hanya memastikan bahwa semangat gotong royong ini terus menyala. Hasilnya, Mushollah Al Barkah jadi bersih, rapi, dan nyaman, dan jalan kini mulus,” ujar Kolonel Radhi Rusin.
Dedikasi Dansatgas TMMD Kolonel Inf M. Radhi Rusin menjadi teladan bagi jajarannya dan masyarakat. Kesuksesan TMMD ke-126 di Medan Marelan ini tidak hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang pembinaan teritorial yang kuat, menjadikan program ini sebagai model efektif kemanunggalan TNI dan rakyat.(*)
