TMMD 126 Kodim 0201 Medan Turun ke Balita, Bagikan Telur dan Sembako Perangi Stunting di Paya Pasir​

INN | MEDAN (SUMUT) – Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-126 Kodim 0201/Medan membuktikan komitmennya melawan masalah gizi buruk dengan aksi nyata, Kamis (16/10/2025) lalu, usai memberikan penyuluhan, personel TNI secara langsung membagikan bingkisan sembako dan paket protein, salah satunya telur, kepada keluarga yang memiliki balita stunting di Aula Kelurahan Paya Pasir.

Aksi ini menjadi penutup rangkaian kegiatan non-fisik yang intens. Terlihat seorang prajurit TNI berseragam loreng dengan sigap menyerahkan bingkisan yang berisi telur dan sembako kepada para ibu. Foto ini menangkap esensi kemanunggalan TNI, di mana prajurit tidak hanya fokus pada pembangunan fisik tetapi juga langsung menyentuh kebutuhan dasar rakyat.

Telur dipilih sebagai salah satu isi bingkisan karena merupakan sumber protein hewani yang sangat vital dan terjangkau untuk pemulihan gizi anak stunting. Pembagian ini merupakan kolaborasi nyata antara Satgas TMMD 126 dan Tenaga Kesehatan Pemko Medan, yang bekerja sama mendata dan menyasar keluarga yang paling membutuhkan di Medan Marelan.

Salah satu momen haru tertangkap kamera ketika seorang ibu dengan balita di gendongannya menerima bantuan tersebut. Raut kelegaan terpancar, menegaskan bahwa bantuan pangan bergizi ini sangat meringankan beban para orang tua dalam memenuhi kebutuhan nutrisi harian anak mereka di tengah keterbatasan ekonomi.

Staf Kesehatan Kodim 0201/Medan menegaskan bahwa bantuan ini adalah bagian dari program quick win TMMD, yaitu tindakan cepat untuk membantu perbaikan gizi. “Pemberian ini adalah investasi untuk masa depan bangsa. Anak sehat, negara kuat. Kami berharap asupan protein ini dapat membantu kejar tumbuh kembang mereka,” ujar perwakilan Satgas.

Dengan aksi berbagi ini, TMMD Ke-126 Kodim 0201/Medan telah meninggalkan jejak kepedulian yang mendalam.

Satgas berharap masyarakat Paya Pasir termotivasi untuk terus berjuang memastikan anak-anak mereka tumbuh sehat, dengan mengaplikasikan ilmu dari penyuluhan sekaligus memanfaatkan bantuan yang telah diberikan.(*)