
INN | KARAWANG (JABAR) – Penanganan pengasuhan anak usia dini menjadi perhatian utama dalam menciptakan lingkungan positif penuh kasih sayang, disiplin, serta mendorong kemandirian dan rasa percaya diri anak. Hal tersebut disampaikan oleh pemateri Deden Deni Mahendra, M.Pd. dalam seminar Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa STIT Rakean Santang di Desa Rangdu Mulya, Kecamatan Pedes, Karawang, bertema Penguatan Literasi Pengasuhan, Gizi, dan Perlindungan Anak Menuju Karawang Maju, Kamis (11/9/2025).
Seminar dipandu oleh Siti Nurjanah, salah satu peserta KKN, dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kepala Desa, kader PKK, wali murid PAUD Mawar, serta masyarakat sekitar. Kegiatan ini bertujuan agar orang tua dan masyarakat lebih memahami pentingnya tumbuh kembang anak usia dini.
Menurut Deden, orang tua memiliki peran vital dalam menjadi teladan. “Anak belajar melalui meniru. Karena itu, orang tua harus memberikan contoh perilaku yang baik. Komunikasi yang efektif sangat diperlukan agar memahami perasaan anak, menghindari konflik, sekaligus mendorong anak belajar dan menyerap informasi yang benar,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya kedisiplinan sejak dini. “Berikan tugas kecil, seperti merapikan mainan, untuk menumbuhkan kemandirian dan kepedulian terhadap lingkungan,” tambahnya.
Dalam sesi kedua, pemateri Diah Mustika Kusnia, S.Gz. menyoroti pentingnya pemenuhan gizi pada anak usia dini. “Anak membutuhkan asupan makanan berprotein tinggi dan gizi seimbang agar tumbuh cerdas, sehat, dan memiliki daya tahan tubuh yang kuat,” ujarnya.
Acara berlangsung dengan lancar, dipadukan dengan kegiatan interaktif, dan diakhiri dengan sesi foto bersama. Kegiatan KKN ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang dalam mencetak generasi penerus yang berkualitas, menuju Karawang maju.(Yst/*)

