Babinsa Koramil 0201-16/TM Berhasil Mediasi Konflik Warga Terkait Jual Beli Di Desa Dalu Sepuluh B

INN | DELI SERDANG (SUMUT) – Babinsa Koramil 0201-16/TM, Sertu Totok Yudiono, berhasil memediasi perselisihan antara dua warga Desa Dalu Sepuluh B, Kecamatan Tanjung Morawa, Selasa (5/11/2024), terkait transaksi jual beli jangkrik yang mati. Perselisihan terjadi setelah seorang pembeli merasa dirugikan karena jangkrik yang dibeli tidak dalam kondisi hidup sebagaimana yang diharapkan.

Peristiwa ini bermula ketika seorang warga, Ibu Yuni (52), membeli jangkrik dari peternak lokal Desa Wonosari, Bapak Joni Manaor Tampubolon (51), dengan harga yang telah disepakati. Sesampainya di rumah, Ibu Yuni mendapati sebagian besar jangkrik yang dibelinya mati, dan merasa kecewa. Merasa dirugikan, ia melaporkan masalah ini kepada pihak desa.

Mendapat laporan tersebut, Babinsa Sertu Totok Yudiono, bersama Kepala Desa dan Bhabinkamtibmas, segera melakukan mediasi di balai desa. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak diberi kesempatan untuk menyampaikan pandangan dan mencari solusi yang adil.

“Ini adalah masalah kecil yang bisa diselesaikan secara damai. Saya harap keduanya dapat menemukan titik temu agar tidak berlarut-larut dan menambah ketegangan,” ujar Sertu Totok dalam mediasi tersebut.

Setelah diskusi panjang, Bapak Joni sepakat untuk tidak meminta pembayaran atas jangkrik yang mati, serta berjanji akan lebih teliti dalam memeriksa kualitas jangkrik sebelum dijual. Ibu Yuni pun merasa puas dan bersedia menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.

Mayor Arh Nirmawan, Komandan Koramil 0201-16/TM, menyampaikan apresiasi atas langkah cepat Babinsa dalam menyelesaikan konflik. “Mediasi semacam ini sangat penting untuk menjaga ketertiban dan keharmonisan di masyarakat. Babinsa berperan penting sebagai penghubung antara warga dan aparat pemerintah, sehingga permasalahan sekecil apapun dapat diselesaikan dengan baik,” ujarnya.

Dengan mediasi ini, diharapkan hubungan antarwarga di Desa Dalu Sepuluh B tetap harmonis, dan kejadian serupa dapat dihindari di masa mendatang.

(Sumber : Pendim 0201/Medan)