Bupati Manokwari Selatan, Markus Waran, Pimpin Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-118

Spread the love

INN | MANOKWARI SELATAN (PAPUA) – Bupati Manokwari Selatan, Markus Waran memimpin upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-118 tahun anggaran 2023, yang dilaksanakan Kodam XVIII Kasuari di Raipawi, Kampung Abreso, Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan, Rabu (20/09/2023).

Tema yang diangkat dalam TMMD ke-118 “Sinergi Lintas Sektoral Mewujudkan Kemanunggalan TNI-Rakyat Semakin Kuat

Kegiatan tersebut ditandai dengan penandatangan serah terima dimulainya pelaksanaan pembukaan TMMD ke-118 tahun anggaran 2023 oleh Bupati Markus Waran kepada Dandim 1808/Mansel Letkol Arm Adin Suroyo.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wabup Wempi Rengkung, Kapolres Mansel AKBP Eliantoro Jalmaf, S.I.K dan Pimpinan OPD dilingkungan Pemda Mansel.

Dalam sambutanya, Bupati Markus Waran menyampaikan bahwa upacara pembukaan TMMD merupakan wujud pengabdian TNI kepada masyarakat, TNI bersama pemerintah dan lembaga Negara lainnya dapat membantu mempercepat pembangunan di daerah demi tercapainya kesejahteraan rakyat.

Untuk itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bekerja bersama membangun daerah, guna mengatasi berbagai masalah dan tantangan dibidang teknologi, ekonomi dan sosial budaya.

Selama TMMD para prajurit TNI akan hadir ditengah-tengah masyarakat, menyebarkan inspirasi, semangat gotong royong dan energi positif untuk maju bersama mencapai keunggulan SDM dan kesejahteraan rakyat di Kabupaten Manokwari Selatan tercinta.

Adapun sasaran fisik kegiatan TMMD ini, diantaranya penimbunan dan pemasangan paving block lingkungan pasar rakyat Ransiki serta pemasangan keramik dan pengecatan Gereja di Kampung Yamboi Gunung, Distrik Ransiki.

Sedangkan sasaran non fisik, antara lain, penyuluhan wasbang, kamtibmas, buta aksara, kesehatan (stunting), pertanian serta KKR (Kebangkitan Kebangunan Rohani).

Dengan itu, diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan kreativitas hidup masyarakat ke arah kehidupan sosial lebih baik sejahtera dan mandiri.

Semangat kebersamaan dan gotong royong merupakan hakikat dari kemanunggalan TNI dengan rakyat harus dijaga serta pelihara sampai akhir masa.

Kemanunggalan TNI dan rakyat merupakan aktualisasi peran TNI dalam mewujudkan seluruh potensi wilayah dan masyarakat sebagai pendorong kemajuan bangsa yang bermuara pada terciptanya kekuatan pertahanan nasional yang kokoh.

(Sumber : Kodim 1808/Mansel)