Kesiapan Tempur Alutsista TNI Menuju Standart Minimum Pertahanan Negara

Spread the love

INN | INDONESIA – Siapa bilang perang yang terjadi antara Rusia vs Ukraina tidak memberikan dampak sama sekali kepada kesiapan operasi militer Indonesia.

Pada bulan Februari lalu Komandan Pusat Kesenjataan Kavaleri Mayjen TNI Yanuar Adil mengatakan, pemeliharaan dan perawatan tank Leopard milik TNI Angkatan Darat tersendat akibat perang Rusia – Ukraina yang tak kunjung mereda.

Akibat dari perang tersebut, seluruh pasokan suku cadang tank leopard yang dimiliki NATO dialihkan ke Ukraina. Dampaknya, tank-tank leopard milik TNI AD tidak pernah kebagian suku cadang.

Apalagi semenjak awal kedatangannya dari Jerman, tank tersebut sama sekali belum pernah menjalani pemeliharaan dan perawatan.

Sehingga dikhawatirkan kondisi ini akan dapat mempengaruhi tingkat kesiapan operasional satuan TNI AD khususnya Korp Kavaleri selaku pengguna.

Saat ini TNI AD mengoperasikan sebanyak 42 unit tank Leopard 2A4 dan 61 unit tank Leopard 2RI, dimana kesemuanya telah disebar ke seluruh jajaran Kavaleri Kostrad.

Apa jadinya bila ratusan tank leopard milik TNI AD ini tidak mendapatkan pasokan suku cadang?

(Sumber : Infokomando)