Monev, Sidak, Monitoring Implementasi Mitigasi Bencana, Penyelenggaraan Makanan, Tes Urine Dan Rehabilitasi Di Latabas – Kanwil Kemenkumham Sumut

Spread the love

INN | TANJUNG BALAI (SUMUT) – Jajaran Kamtib dari Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sumut melakukan monev, sidak, monitoring implementasi mitigasi bencana, penyelenggaraan makanan, tes urine warga binaan dan rehabilitasi di Latabas secara mendadak tanpa diketahui sebelumnya oleh Kalapas dan jajaran.

Giat dipimpin langsung Kabid. Pelayanan Tahanan Kesehatan Rehabilitasi Pengelolaan Basanbaran dan Keamanan, Kriston Napitupulu, Amd. IP., S.H., didampingi Kasubid Kelola Basanbaran dan Keamanan, Denny Ria Simamora, S.H., beserta para staff.

Kalapas, Sangapta Surbakti dan jajaran pejabat Struktural Latabas menyambut langsung kedatangan tim monev. Sejenak Kalapas memberikan penjelasan tentang kondisi Latabas sejauh ini di ruang Kalapas.

Tidak cukup diruangan, Kalapas mendampingi tim monev berkeliling area Lapas mulai dari dapur, bimker, poliklinik perawatan, sampai ke blok hunian dan memantau beberapa titik rawan bencana.

Dilanjutkan tim monev juga melakukan razia/penggeledahan mendadak di kamar hunian. Ditemukan beberapa unit barang terlarang yang kemudian ditindaklajunti secara bertahap oleh Kamtib Latabas. Tidak ditemukan narkotika dalam giat geledah kali ini.

“Kita dari tim monev Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sumut melakukan monitoring dalam rangka melakukan pembinaan penguasaan dan pengendalian satker pemasyarakatan dalam hal ini latabas. Sehingga hari ini juga melakukan sidak penggeledahan terhadap wargabinaan, kita memastikan apakah masih ada bahan terlarang dan ada hal-hal yang disikapi karena ada jaringan-jaringan ilegal (instalasi listrik) dan pembehanan oleh satgas kamtib agar tidak terjadi bencana kebakaran misalnya,” ujar Kriston Napitupulu dalam audensinya, Rabu (14/12).

Sembari audensi, giat dilanjutkan dengan tes urine wargabinaan sebanyak 20 sampel di aula Latabas yang disaksikan langsung oleh tim monev dan Kalapas beserta jajaran.

“Tes urine ini bukan jebakan untuk kalian (warga binaan), namun ini bagian dari pembinaan wargabinaan,” tutup Kalapas. (Leodepari)