
INN | JAKARTA – Bersaing dengan atlet Thailand untuk meraih emas pada kejuaraan menembak Grand Prix Air Rifle dan Pistol 2022, Muhammad Fathur harus puas di posisi kedua, Jum’at (11/02/2022).
Final ini sempat membuat saya sedikit gugup, “ucap Fathur”, tapi dia bersyukur bisa tampil di final karena ini adalah pengalaman pertama Fathur bertanding dalam event GP ISSF, dan menyisihkan 16 peserta sebelum menuju final.
Fathur berharap rentetan prestasinya bisa menggiringnya masuk dalam Olimpiade Paris kedepan.
Sebelumnya, pada turnamen menembak di Kroasia, Fathir memecahkan rekor score atas namanya sendiri dari 1155 menjadi 1161.
“Pertandingan dan latihan bagi Fathur yang sudah bergabung di Pelatnas sejak tahun 2015 adalah ajang untuk memacu diri agar berprestasi lebih baik,” terangnya.
(rilMedia Center ISSF GP 2022)