Peran Aktif Babinsa Koramil 06/Kota Dampingi Warga Diwilayah Binaannya Dalam Kegiatan Budidaya Ikan Lele

INN | SIBOLGA – Peran Aktif Babinsa Koramil 06/Kota Kodim 0211/TT dampingi warga diwilayah bianaannya dalam kegiatan Budidaya Ikan Lele, Sertu M. Syarif Babinsa Kelurahan Hutabaranagan, Kecamatan Sibolga Utara, mengatakan Budidaya atau ternak ikan lele adalah salah satu peluang bisnis menguntungkan yang dapat manfaatkan oleh warga diwilayah Binaanya, di mana Ikan lele adalah salah satu ikan tawar yang paling diminati, khususnya oleh masyarakat Indonesia dan menjalankan bisnis ikan lele pun tidak sulit, karena ikan lele termasuk ikan yang mudah didapatkan dan cara perawatannya pun lebih mudah dibanding jenis ikan lainnya, Rabu (17/07/2019).

Oleh sebab itu Babinsa Kelurajan Hutabaranagan Sertu M. Syarif selalu aktif untuk mengajak warga diwilayah Binaannya dalam mengelola usaha Budidaya Ikan lele agar dapat menambah nilai ekonomis dan meningkatkan pendapatan bagi warga masyarakat binaanya.

Ikan lele merupakan jenis ikan kanibal atau suka memakan sesama jenis, jadi untuk menghindari risiko kematian pada lele, Anda dapat memisahkan lele yang berukuran besar dengan lele yang berukuran kecil, engan begitu Anda tidak perlu khawatir ikan lele memakan satu sama lain.

Kesalahan paling fatal yang dilakukan oleh peternak lele pemula adalah menebar bibit lele langsung ke dalam kolam secara berbarengan, hal ini tentu dapat membuat bibit lele stres, sehingga menyebabkan kematian.

Jadi cobalah gunakan ember, dan masukkan sebagian ember yang berisi bibit lele ke dalam kolam, kemudian diamkan kurang lebih 30 menit agar bibit lele dapat keluar dengan sendirinya ke dalam kolam. Dalam penebaran benih, akan lebih baik jika Anda lakukan di pagi atau malam hari, karena waktu tersebut ikan lele cenderung lebih tenang.
Salmon Rumapea selaku Ketua Kelompok Budidaya ikan lele menyampaikan Hal pertama sebelum memulai bisnis budidaya atau ternak lele adalah menyediakan kolam, bisa dalam bentuk tanah, terpal, maupun semen, pastikan kolam yang Anda buat memiliki ukuran yang besar sehingga mengurangi risiko ikan lele mati karena kekurangan oxigen.

“Setelah proses pengisian kolam, Anda juga harus menunggu beberapa hari sebelum menebar bibit lele ke dalam kolam. Karena, Anda harus menunggu proses pembentukan lumut dan fitoplankton yang dapat menetralkan air kolam agar tidak mudah keruh.
Dalam pemilihan bibit pun Anda tidak boleh andal. Anda harus memilih bibit lele unggul yang lebih sulit terserang penyakit, sehat, dan lebih besar. Lalu apa saja ciri bibit unggul pada lele Bibit ikan lele yang unggul akan lebih gesit dan agresif saat pemberian makan, ukuran lele terlihat sama, warna sedikit lebih terang, ”jelasnya.

Sertu M. Syarif Babinsa Ramil 06/Kota menyampaikan kepada pak Salmon Rumapea selaku Ketua Kelompok Budidaya Ikan lele , perlu bekerja lebih giat lagi dan selalu mau belajar cara yang lebih baik dalam mengembangbiakkan ikan lele tersebut. Dengan demikian Sertu M.Syarif sampaikan, setiap kendala yang ada bisa di selesaikan dengan dengan baik.”ungkapnya.

Danramil 06/Kota Mayor Kav Drs. Arwan ditempat yang terpisah mengatakan bahwa kegiatan Babinsa tersebut dilaksanakan secara rutin sebagai tindak lanjut dari intruksi Dandim 0211/TT Letkol Jimmy Rihi Tugu bahwa Babinsa Koramil wajib turun langsung membantu dan mendampingi warga binaannya dalam mengembangkan usaha dan kegiatan yang positif diwilayah Binaannya dan turut serta mensukseskan Program Swasembada Pangan yang dicanangkan oleh Pemerintah.” ucap Danramil.(red/penrem 023/KS)