


INN | KEEROM (PAPUA) – Untuk mencegah kerusakan dan bergesernya patok-patok batas RI-PNG, Satgas Pamtas Yonif 126/KC melaksanakan Patroli Patok di Kampung Kalipay Distrik Warisi, Kabupaten Keerom, yang dilaksanakan pada hari Sabtu (06/07/2019) kemarin.
Salah satu Tugas Pokok Satgas Pamtas Yonif 126/KC adalah untuk menjaga perbatasan Negara RI-PNG wilayah darat, mengamankan patok-patok perbatasan RI-PNG dan mencegah kerusakan dan bergesernya Patok-patok batas RI-PNG.
Satgas Pamtas Yonif 126/KC melaksanakan Patroli Patok ke Patok MM.4.1 yang dipimpin oleh Komandan Pos Kalipay Sertu Ridwan beserta 20 orang personel yang bertujuan untuk mencegah kerusakan, bergesernya patok-patok perbatasan RI-PNG dan melaksanakan pengamanan sepanjang perbatasan.
Patroli Patok MM.4.1. menempuh Jarak 7 Km dari Pos Kalipay dengan berjalan kaki, dengan medan yang berat melalui jalan setapak, sungai, rawa dan tebing yang terjal membuat perjalanan menuju patok sangat berat tidak menjadi penghalang Prajurit Satgas Pamtas Yonif 126/KC dalam melaksanakan tugas Negara untuk menjaga kedaulaatan NKRI.
Selama 4 jam perjalanan Prajurit Satgas Pamtas Yonif 126/KC sampai ke Patok MM.4.1. dan Patok dalam kondisi baik dan tidak bergeser karena sesuai dengan koordinatnya.
Komandan Satgas Pamtas Yonif 126/KC Letkol Inf Mulyo Junaidi menyampaikan untuk menjaga keutuhan dan kedaulatan wilayah NKRI, Prajurit Satgas Pamtas Yonif 126/KC rutin melaksanakan Patroli ke batas Negara RI-PNG dengan mendatangi dan mengecek Patok-patok batas RI-PNG.
“Patok batas yang menjadi tanggung jawab pengamanan di jajaran Satgas Pamtas Yonif 126/KC seluruhnya dalam kondisi baik dan tidak ada yang bergeser karena posisi Patok batas tepat dengan koordinatnya yang dicocokkan dengan menggunakan GPS yang di bawa setiap melaksanakan Patroli Patok,” kata Dansatgas.(red/penrem 022/PT)
INN | LABUHAN BATU – Pelda Herdiyanto Babinsa Koramil 09/Negri Lama Kodim 0209/Labuhan Batu, menghadiri acara Penilaian Kecamatan Terbaik Thn 2019 di Balai Kelurahan Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir, Minggu (07/07/2019).Pelda Herdiyanto mengatakan adapun tujuan dilaksanakan lomba penilaian Kecamatan terbaik adalah dalam rangka memacu percepatan pemberdayaan masyarakat melalui upaya-upaya penguatan kelembagaan, peningkatan partisipasi masyarakat dan meningkatkan swadaya gotong royong masyarakat dalam rangka membangun desa tingkat Kecamatan baik di bidang fisik sesuai dengan kebutuhan masyarakat Desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Penilaian Kecamatan ini bertujuan untuk menilaian Kecamatan terbaik dan juga mengandung makna memberi motivasi bagi aparat Kecamatan, Pedesaan dan masyarakat desa untuk berlomba dan bersaing secara baik dan positif dalam membenahi administrasi pemerintah Kecamatan, Desa dan membangun fisik desanya masing-masing.Disamping hal tersebut, dengan lomba ini akan memacu semangat bekerja bagi segenap perangkat Kecamatan, Desa, Lembaga-lembaga masyarakat, Pemerintahan, Perlombaan ini merupakan salah satu alat yang dipergunakan untuk menghargai keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan Kecamatan dan memberi motivasi serta pembinaan terhadap desa-desa yang belum berprestasi berdasarkan hasil penilaian Tim Penilai Lomba Kecamatan. Penilaian lomba Kecamatan ini dilakukan dengan membandingkan tingkat perkembangan desa, ungkapnya.(red/penrem 022/PT)

INN | DELI SERDANG – Burung pipit sering menyerang tanaman padi muda, sehingga Sertu Jazim membantu petani membuat alat Pengusir hama Burung dengan kelompok Tani Tower di lahan Ibu Sarman di Desa Lalang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang.Sertu Jazim Anggota Koramil 01/Sunggal kodim 0204/Deli Serdang melaksanakan Upsus Pendampingan Kepada Pok Tani Tower dalam rangka pembutan jaring burung dan pembersihan rumput digalangan sawah di lokasi sawah Ibu Sarman di Desa Lalang, Kecamatan Sunggal, Minggu, (07/07/2019).Dalam kegiatan tersebut Babinsa membantu pembuatan alat untuk mengusir burung yang mengganggu tanaman para petani. Metode yang digunakan untuk mengusir hama burung ini antara lain membuat orang-orangan, umbul-umbul, membunyikan kaleng dan memasang plastik kresek.Hal tersebut sebagai upaya agar tidak terganggu hama pengganggu seperti burung pipit yang saat ini menyerang tanaman padi menjelang panen serta hasil panen padi nantinya memperoleh hasil maksimal sesuai dengan yang diharapkan petani.(red/penrem 022/PT)












